HOME » BERITA » PEDAGANG SAYUR INI KENA TILANG, TAK MAU MEMBAYAR DENDA DAN RELA MOTORNYA DISITA POLISI

Pedagang Sayur Ini Kena Tilang, Tak Mau Membayar Denda dan Rela Motornya Disita Polisi

Bukannya membayar tilang dan menebus motor, pedagang sayur ini malah rela tunggangannya disita polisi

Senin, 02 November 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Pedagang Sayur Ini Kena Tilang, Tak Mau Membayar Denda dan Rela Motornya Disita Polisi
Pemotor dan polisi India (Cartoq)

OTOSIA.COM - Setiap pengendara kendaraan bermotor di jalan raya harus mematuhi segala aturan lalu lintas. Jika tidak, maka pihak kepolisian tak segan-segan untuk memberikan tilang.

Setelah itu, pengendara yang terkena tilang harus mengikuti prosedur yang berlaku. Biasanya harus membayar denda dan besarannya tergantung pelanggaran yang dilakukan.

Namun hal berbeda justru dilakukan oleh Arun Kumar. Pedagang sayur asal India itu menolak membayar denda dan memilih untuk merelakan motornya disita polisi saat ditilang di dekat kantor polisi Madiwala di Bangalore, India.

1 dari 2 Halaman

Cartoq.com

Melansir Cartoq, usut punya usut rupanya hal itu Ia lakukan karena denda yang harus dibayar cukup besar mencapai RS42.500 atau Rp8,3 juta.

Setelah mengetahui denda sebesar itu, Ia berjalan pergi dan berkata kepada polisi bahwa harga motornya hanya RS30.000 atau Rp5,9 juta. Dan hal itu membuat dirinya tidak mungkin membayar denda mencapai Rp8 jutaan.

Ternyata Honda Dio yang dikendarai oleh penjual sayur tadi telah melakukan 77 pelanggaran lalu lintas.

2 dari 2 Halaman

Berdasarkan keterangan kepolisian, pria tersebut telah melakukan begitu banyak pelanggaran. Mulai dari melanggar rambu lalu lintas hingga berboncengan tiga.

"Kasus-kasus itu tertunda selama dua tahun. Sebagian besar pelanggaran adalah melanggar rambu lalu lintas dan berboncengan tiga. Karena itu, dia diminta membayar Rs 42.500 sebagai denda. Dia mengatakan bahwa nilai kendaraan roda dua itu kurang dari Rs 30.000 dan dia tidak akan membayar denda," jelas seorang polisi.

BERI KOMENTAR