HOME » BERITA » #PEJUANGMUATAN: PENGAKUAN SOPIR BUS PO HARYANTO TERKAIT ARUS BALIK MUDIK, ONE WAY BIKIN KACAU

#PejuangMuatan: Pengakuan Sopir Bus PO Haryanto Terkait Arus Balik Mudik, One Way Bikin Kacau

Cerita lengkap sopir bus PO Haryanto terkait penerapan one way saat arus balik mudik

Selasa, 10 Mei 2022 14:30 Editor : Ahmad Muzaki
#PejuangMuatan: Pengakuan Sopir Bus PO Haryanto Terkait Arus Balik Mudik, One Way Bikin Kacau
Bus PO Haryanto (Instagram/@poharyanto_official)

OTOSIA.COM - Masyarakat berduyun-duyun mudik Lebaran 2022 usai dilarang selama 2 tahun. Kemacetan parah pun sempat terjadi dan menurut salah satu sopir bus PO Haryanto hal ini terjadi karena penerapan One Way.

Pengakuan sopir bernama Noto ini diungkap dalam video unggahan akun YouTube Po Haryanto Official dengan tajuk "ONE WAY PENUH DRAMA || 24 JAM JAKARTA - KUDUS ?? ARUS BALIK LEBARAN 2022 || TERMINAL JATI KUDUS" pada Senin (9/5/2022).

1 dari 4 Halaman

One Way Bikin Kacau

Saat Noto tiba di Terminal Jati Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (8/5/2022) malam, ia mengaku jika penerapan One Way membuat arus lalu lintas kacau.

"Arus balik menurut saya kurang kondusif. Karena keputusan pemerintah penerapan one way dari timur kita yang dari barat ini ruwet," katanya.

Noto pun mengaku jika ia terjebak macet parah di Bekasi selama seharian penuh. Ia baru bisa lolos dari kemacetan tersebut jam 12 malam.

2 dari 4 Halaman

Menurutnya penerapan One Way merepotkan pengendara dari arah Barat. Bus yang hendak putar balik pun terpaksa telat karena terjebak macet parah.

"Itu tadi jalur dari Cikunir langsung dialihkan ke Pantura, jadi numpuk di Bekasi, Cikarang, Cikampek. Baru terurai arah Bandung, Subang, Pamanukan, Cirebon, dan seterusnya tapi ya memakan waktu yang lama banget," imbuhnya.

"12 jam lebih, kita biasanya 12 jam Jakarta Kudus. Lha ini 24 jam belum nyampe," tambahnya.

3 dari 4 Halaman

Harapan Noto

Ke depannya Noto berharap agar pemerintah semakin jeli dalam mengambil keputusan mudik atau arus balik. Sebab menurutnya kebijakan saat arus mudik sudah cukup baik, hanya saja di arus balik benar-benar kacau.

"Jadi mungkin bisa jadi yang tol arus baliknya khusus ke Barat, Panturan khusus ke Timur. Tapi untuk merealisasikannya agak susah ya," katanya.

"Bisanya kita mengikuti regulasi, bisanya cuma manut sama pemerintah," imbuhnya.

4 dari 4 Halaman

Kerinduan Masyarakat

Meski arus lalu lintas benar-benar kacau, namun Noto merasa senang dengan momen mudik ini. Sebab rasa rindu dan kegembiraan masyarakat usai dilarang mudik selama 2 tahun benar-benar terasa.

Mereka rela menunggu bus selama berjam-jam atau bahkan terjebak macet lama demi bisa mudik. Bahkan ketika sampai tujuan pun para pemudik masih sempat melemparkan senyum dan berterima kasih kepadanya

"Dari euforia pemudik kelihatan jika mereka merasakan senang bahagia walaupun macet nunggu bus berjam-jam, tapi mereka kelihatan antusias," tutupnya.

BERI KOMENTAR