HOME » BERITA » #PEJUANGMUATAN: PERJALANAN KARIER BOS PO HARYANTO, PERNAH JADI SOPIR ANGKOT HINGGA ADMIN

#PejuangMuatan: Perjalanan Karier Bos PO Haryanto, Pernah Jadi Sopir Angkot hingga Admin

Cerita perjalanan karier Bos PO Haryanto, pernah susah payah mencari rezeki dan terpaksa tinggal anak yang baru 1 bulan

Selasa, 25 Januari 2022 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
#PejuangMuatan: Perjalanan Karier Bos PO Haryanto, Pernah Jadi Sopir Angkot hingga Admin
Pejuang Muatan

OTOSIA.COM - Nama Rian Mahendra tentu sudah tak asing lagi di dunia transportasi darat tanah air. Ia merupakan sosok pria sukses yang kini menjabat sebagai Direktur Operasional PO Haryanto.

Kesuksesannya itu tak diraihnya dengan mudah, Rian harus memulainya dari bawah. Hal ini diungkap langsung oleh Alina Tristyani, istri dari Rian Mahendra, melalui video unggahan channel YouTube Po Haryanto Official "Suka Duka Jadi Istri Mas Rian PO Haryanto" pada 30 Juni 2021 lalu.

1 dari 5 Halaman

Jadi Sopir Angkot

YouTube/Po Haryanto Official

Sebelum jadi Bos PO Haryanto, ternyata Rian memulai kariernya dari bawah. Alina mengungkapkan bahwa suaminya itu pernah menjadi sopir angkot dan bekerja sebagai admin.

"Mas Rian dulu kan, sebelum nikah sama aku kan belum DO (Direktur Operasional). Maksudnya itu memulainya dari operasional yang paling bawah dari jabatan yang paling bawah," kata Alina.

"Beliau itu pernah nyupir angkot, terus belajar di bengkel, terus di bagian admin juga pernah, terus beliau juga belajar di lapangan dengan bapak juga," tambahnya.

2 dari 5 Halaman

LDR dengan Keluarga

Alina pun mengungkapkan bahwa ia dan anaknya harus rela menjalani LDR. Bahkan ketika anaknya baru berusia 1 bulan, Rian harus meninggalkan mereka demi bekerja.

"Jadi mulai sibuk-sibuknya aku ditinggal Mas Rian anakku habis lahir, habis lahir 1 bulan Mas Rian udah ke Kudus," kata Alina.

3 dari 5 Halaman

Meski begitu Alina menyempatkan diri untuk mengunjungi suami. Ia mengaku 2 minggu sekali ke Kudus dengan mengendarai bus untuk bertemu suami tercinta.

"Setiap 2 minggu sekali aku ke Kudus, di Kudus itu di tempatnya bude. 2 minggu sekali anak-anak tak ajak masih bayi-bayi naik bisnya bapak juga," katanya.

4 dari 5 Halaman

Pindah ke Kudus

Karena kondisi itulah Alina memutuskan untuk pindah ke Kudus menemani suaminya. Sebenarnya keputusan ini sangatlah sulit baginya, apalagi ibu mertua sempat melarang.

"Mas Rian sibuk sekali di Kudus, kayak babat alas ya. Aku mikirnya kasian juga deh, aku sama anak-anak harus pindah," kata Alina.

5 dari 5 Halaman

Ketika di Kudus kehidupan Rian dan Alina tak langsung bergelimang harta. Alina pun mengaku jika awalnya mereka harus ngekos dan mengontrak rumah.

"Sebenarnya sulit waktu harus pindah ke sini, soalnya ini ibu mertua mencegah juga," tambahnya.

"Di Kudus sempat kos, sempat 3 kali ngontrak rumah pindah-pindah," jelasnya.

BERI KOMENTAR