HOME » BERITA » PELUNCURAN TIM BALAP ARRC 2019 PROLINER KABOCHI BARENG KNALPOT BARU CARBON

Peluncuran Tim Balap ARRC 2019 ProLiner Kabochi Bareng Knalpot Baru Carbon

Kamis, 21 Februari 2019 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Knalpot baru ProLiner TR2 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Produsen knalpot Indonesia ProLiner secara resmi mengumumkan kerja samanya dengan tim balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019. Pengumuman ini dibarengi dengan peluncuran knalpot baru ProLiner TR2 sebagai knalpot pertama berbahan carbon.

Knalpot karbon ini asli diproduksi di Indonesia dan merupakan generasi lanjutan dari ProLiner TR1 yang diberi nama TR2 dengan fokus sepeda motor balap kelas 150 cc.

"Hari ini kami kerja sama dengan tim Kabochi untuk menunjukkan pembuktian bahwa produk kita tidak kalah dengan luar," kata Marcell, Direktur PT Enwan Multi Partindo selaku rumah produsen ProLiner.

Marcell yang merupakan Direktur PT Enwan Multi Partindo sebagai rumah dari ProLiner dan juga knalpot premium R9 mengatakan kalau knalpot ini akan terpasang di tim yang akan turun dalam balapan di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019.

Sebagai produk Indonesia, jaminan kualitas yang diutarakan oleh Marcell bisa ditilik dari penerapan standar ISO. Dalam hal ini, produksi tersebut sudah melalui pengawasan dalam hal kualitas.

TR2 dikembangkan bersama dengan rider tim yang diasuh oleh Acos Lalang dengan mengusung rider Richard Taroreh dan Murrobil Fathoni (Robby Sakera).

"Target saya podium. Untuk knalpot, saya bantu setting yang terbaik," kata Richard yang tahun ini merupakan tahun kedua baginya di ARRC.

Soal perbedaan, jika TR generasi pertama memakai model bambu runcing di bagian belakang, kali ini TR2 memakai ujung berbeda menggunakan ramuan spesial. Knalpot tersebut juga tidak lagi pakai emblem.

"Emblemnya kalau dulu riset kadang bisa copot. Yang ini kami tanam di dalam dan pasti tahan panas karena sudah kami tes di Sentul. Kami sudah tes lebih dari 10 lap. Baik carbon, branding, tidak ada permasalahan," kata dia.

Aco dari R&D ProLine menjelaskan bahwa end cup-nya punya diameter 94 mm sementara mangkok tengah 73 mm.

"Nilai HP awalnya sendiri 23 Hp. Namanya mau naikin HP, pasti liat motor dulu. Kami tidak serta merta tempel ke mesin motor lalu bahas mau naik berapa (HP). Kenaikannya sendiri 1,2 HP dari sebelumnya secara standar. (Setelah setting) tim Kabohi naiknya 2 HP," tambahnya.

Reporter : Nazarudin Ray

 

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR