HOME » BERITA » PEMBELI LAMBORGHINI INDONESIA SUSUT GARA-GARA DOLAR?

Pembeli Lamborghini Indonesia Susut Gara-gara Dolar?

Selasa, 03 September 2013 15:15

Pembeli Lamborghini Indonesia Susut Gara-gara Dolar?
Penjualan Lambo baru terhadang badai dolar (Foto: Tatan Rustandi)
Editor : Sony

Otosia.com - Lamborghini Jakarta beberapa waktu lalu melepas model terbaru Lamborghini Aventador LP 700-4 Roadster. Tampilannya semakin menggemaskan dengan bentuk yang memang semakin meruncing, dan kini dengan atap buka-tutup.

Namun sayangnya, kehadirannya bak menatap badai dolar yang sedang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Walau begitu, pihak pemasar justru mengatakan bahwa bukan dolar yang menakutkan bagi mereka. Pasalnya, bukan barang sedikit bahwa konsumen mereka adalah nasabah yang menyimpan dolar sebagai investasi.

Penjualan Aventador Roadster juga terhambat PPnBM

"Penguatan dolar terhadap rupiah ya berpengaruh, tetapi tidak sebesar PPnBM. Ada yang (konsumennya menabung) dengan simpanan dolar kan ya. Jadi pengaruhnya (dolar) tidak signifikan," ujar Johnson Yaptonaga, CEO Lamborghini Jakarta.

The New Lamborghini Aventador LP 700-4 Roadster hadir di tengan pasar kelas atas Indonesia dengan menatap badai pajak barang mewah (PPnBM). Pajak tersebut tercatat naik hingga 150 persen, tanpa bisa menampik pula kenaikan dolar terhadap rupiah.

Rear view Aventador Roadster

Namun, Lamborghini Jakarta ternyata belum menerapkan perubahan angka pada banderol mobil sports-nya ini. Harga jual Aventador Roadster dipatok pada angka 1.090.000 dolar AS. Harga itu merupakan harga sebelum pajak alias off-the road. Jika dengan kurs saat ini, maka harganya bisa mencapai Rp 12 miliar.(kpl/why/sno)

Baca Berita Lamborghini Lainnya

Hanya 60 Detik Buka Tutup Hard Top Aventador Roadster

Bocoran Lamborghini Cabrera Beredar

Lambo Aventador Roadster Masih dengan Harga Lama

Mau Lambo Aventador Atap Terbuka? Tunggu 3 Bulan Dulu

10 Unit New Aventador Roadster Sudah Dipesan

 






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-2
detail

BERITA POPULER