HOME » BERITA » PEMBELI LCGC LOYAL KALAU TIDAK DIJADIKAN ANAK BAWANG

Pembeli LCGC Loyal kalau Tidak Dijadikan Anak Bawang

Senin, 06 November 2017 14:30 Editor : Fajar Ardiansyah
Datsun Go (foto: Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Lembaga survei JD Power baru saja merilis data terkini mengenai konsumen mobil di Indonesia yang difokuskan pada mobil harga terjangaku ramah lingkungan atau LCGC.

Satu dari kesimpulan mereka adalah cocoknya pasar di Indonesia dengan LCGC yang terlihat dari menguatnya permintaan akan kendaraan jenis tersebut.

“Permintaan segmen LCGC menguat di Indonesia dengan banyaknya peluncuran model-model baru oleh manufaktur mobil," kata Kaustav Roy, Direktur JD Power.

Namun, ia menekankan bahwa perlu dipertimbangkan adanya kecenderungan bagi konsumen untuk pindah ke segmen yang lebih tinggi dalam hal kepemilikan kendaraan.

"Penting bagi para manufaktur mobil dan penjual untuk mengerti profil dan kebutuhan konsumen tersebut dalam memenuhi pengalaman pembelian yang superior,” ujarnya.

Ibarat "anak bawang", konsumen LCGC disebut kurang puas dengan pelayanan selama ini.

Sejumlah pemilik LCGC lebih sedikit mendapatkan tawaran layanan dari dealer resmi, dalam hal seperti demonstrasi saat tes uji kendaraan (pemilik LCGC 35% dan non-LCGC 42%).

Begitu juga soal penawaran cicilan dari penjual (pemilik LCGC 57% sedangkan non-LCGC 68%), sementara mereka kerap menerima janji berlebihan mengenai waktu pengiriman dari penjual (pemilik LCGC 28%, sementara non-LCGC 23%).

Plus, waktu pengiriman dalam seminggu untuk mobil baru (pemilik LCGC 58% dan non-LCGC 63%).

“Para manufaktur mobil dan penjual yang dapat memberikan fokus lebih kepada konsumen LCGC berkemungkinan mendapatkan referensi dan tingkat pembelian ulang yang lebih tinggi,” tambah Kaustav Roy.

Reporter : Dimas Wahyu

 (kpl/why/fjr)

BERI KOMENTAR