HOME » BERITA » PEMERINTAH SUSUN REGULASI TARIF OJEK ONLINE, RP2.000/KM?

Pemerintah Susun Regulasi Tarif Ojek Online, Rp2.000/km?

Tarif ojek online tak lama lagi akan ditentukan oleh pemerintah. Tarif ojek online tersebut akan memiliki batas atas dan bawah.

Rabu, 20 Maret 2019 19:45 Editor : Cornelius Candra
Ojek online (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Setelah sempat menimbulkan pro dan kontra, akhirnya pemerintah teleh menerbitkan aturan terkait ojek online dalam Peraturan Menteri (PM) Nomor 12 Tahun 2019.

Terdapat berbagai aspek, salah satu yang diperhatikan ialah tarif. Hanya saja, detail tarif ini akan disebutkan dalam Surat Keputusan (SK) yang saat ini sedang dirumuskan.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan, tarif ojek online ini akan dibatasi melalui tarif batas atas dan tarif batas bawah.

"Tetap ada tarif batas atas dan tarif batas bawah. Awalnya ada yang mengusulkan tidak perlu tarif batas atas, tapi masukan YLKI itu harus ada untuk melindungi konsumen, kita akomodir itu," kata Budi seperti dilansir Liputan6.com.

Budi mengaku, saat ini masih membahas dengan beberapa pihak, mulai dari aplikator, driver dan konsumen. Dari beberapa masukan, Budi menuturkan, untuk aplikator memiliki pola pikir keberlangsungan bisnis masing-masing. Para pelaku usaha mengusulkan sekitar Rp 2.000 per km.

"Sementara para pengemudi mereka lebih ke short term dan mintanya di atas itu, sekitar Rp 2.400 hanya saja itu belum pasti gross atau nett. Jadi kita harus mengakomodir semua, bisnis juga tetap berlangsung, driver tetap sejahtera, konsumen juga tidak kemahalan," ujar Budi.

Budi mengaku akan memastikan tarif ojek online secepat mungkin. Setelahnya, pihaknya hal ini akan melakukan sosialisasi di beberapa kota besar di Indonesia.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR