HOME » BERITA » PEMILIK TESLA DI CHINA SENGAJA PASANG KAMERA DI DEKAT PEDAL REM, MENGAPA?

Pemilik Tesla di China Sengaja Pasang Kamera di Dekat Pedal Rem, Mengapa?

Para pemilik Tesla di China memasang kamera di dekat pedal rem. Itu bertujuan agar jika terjadi kecelakaan mereka bisa memberikan video agar tak begitu saja disalahkan.

Sabtu, 01 Mei 2021 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Pemilik Tesla di China Sengaja Pasang Kamera di Dekat Pedal Rem, Mengapa?
Kamera yang dipasang di dekat pedal rem Tesla (Fast Technology)

OTOSIA.COM - Masih ingat adegan seorang perempuan yang nekat menaiki atap Tesla Model 3 di stan Tesla saat Shanghai Auto Show? Perempuan tersebut sedang melancarkan aksi protesnya lantaran dia menabrak setelah sistem pengereman Tesla Model 3 miliknya gagal beroperasi.

Tesla pun membantah tuduhan itu dengan menunjukkan log data dari rekaman kendaraan. Rupanya, berkaca dari kejadian tersebut, para pemilik mobil Tesla di China mulai melakukan langkah antisipasi.

Dilansir dari Inside EVs, mereka memutuskan untuk memasang kamera di dekat pedal rem. Fast Technology pun membagikan dua gambar mobil Tesla dengan kamera yang mengarah ke pedal rem.

1 dari 2 Halaman

Tidak diketahui siapa pemilik mobil tersebut. Pemilik mengatakan bahwa jika mereka terlibat kecelakaan menggunakan mobil mereka, mereka akan membagikan video kecelakaan yang disinkronkan dengan video mereka menginjak pedal rem untuk membuktikan bahwa mereka tidak bisa disalahkan begitu saja.

(c) Fast Technology

Tak hanya itu, kini juga beredar desas-desus yang menyebut bahwa Guangzhou akan menghentikan Tesla. Pemerintah kota setempat sempat membantah kabar itu, tapi rumor terus saja beredar.

2 dari 2 Halaman

Kerusakan reputasi itu akan menjadi hal tersulit dan mahal untuk diperbaiki jika sudah menyangkut tentang perusahaan otomotif. Kasus kehilangan kepercayaan pernah dialami oleh Hyundai.

Mereka terpksan menghentikan pnjualan Kona Electric di Korea Selatan karena kebakaran mendadak. Walaupun recall sudah dilakukan dan perbaikan sudah dikerjakan, hal itu tetap membuat Hyundai kesulitan mengembalikan reputasi.

BERI KOMENTAR