HOME » BERITA » PEMINAT NINJA ZX-25R MEMBLUDAK, KAWASAKI TAK MAU TERIMA INDEN

Peminat Ninja ZX-25R Membludak, Kawasaki Tak Mau Terima Inden

Kawasaki Indonesia menegaskan tak mau menerima inden atau pemesanan Kawasaki Ninja ZX-25R.

Selasa, 10 Desember 2019 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Peminat Ninja ZX-25R Membludak, Kawasaki Tak Mau Terima Inden
Kawasaki Ninja ZX-25R saat TMS 2019 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Salah satu motor 250cc yang paling ditunggu-tunggu pecinta motorsport di Tanah Air adalah Kawasaki Ninja ZX-25R empat silinder. Banyak penggemar Ninja berharap motor ini turut dijual di Indonesia dengan harga yang masuk akal.

Sebelum PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memberikan peryataan resmi bahwa Ninja ZX-25R dipastikan masuk Indonesia, tidak sedikit calon konsumen yang berani inden di dealer-dealer resmi. Bahkan meski harga resmi belum dirilis, sejumlah dealer di Jakarta mengaku beberapa konsumen berani memberikan uang tanda jadi. Kawasaki Ninja ZX-25R sendiri dirumorkan dibanderol sekitar Rp 100 juta jika dipasarkan di Indonesia.

Walaupun dikabarkan peminatnya membludak, Kawasaki Indonesia dengan tegas tetap menolak godaan inden Ninja ZX-25R sebelum motornya resmi diluncurkan ke hadapan publik.

"Kami sudah pastikan Ninja ZX-25R masuk Indonesia karena kita dikejar terus kapan keluarnya. Walaupun responnya membludak, kami tidak mau terima inden," ujar Head Sales & Promotion KMI, Michael C. Tanadhi.

1 dari 2 Halaman

Peminat Ninja ZX-25R Membludak, Kawasaki Tak Mau Terima Inden

Kawasaki Indonesia sudah memberi penegasan kepada dealer resmi untuk tidak membuka keran inden sebelum ada pemberitahuan resmi. Bukan cuma dealer resmi, pedagang motor yang mengambil unit dari dealer Kawasaki juga dilarang menerima inden, apalagi uang tanda jadi.

"Kami sudah mengeluarkan statement resmi melalui surat terbuka ke dealer bahwa kami idak mau menerima inden sama sekali," tegasnya.

Salah satu alasan kuat Kawasaki menahan inden di tengah antusiasme penyuka motorsport adalah persoalan imej Ninja dan menghindari ketidakakuratan informasi.

"Ini demi brand image Kawasaki tetap terjaga. Karena tidak cuma dealer resmi yang mau terima inden, pedagang motor lain yang bukan dealer resmi juga mau terima inden. Selain itu takutnya timbul kesimpangsiuran informasi," papar Michael.

Boss Kawasaki ini juga menolak menjawab kabar bahwa Ninja ZX-25R meluncur tahun depan, termasuk soal harga yang konon menembus angka Rp 100 juta.

"Kami belum bisa kasih kamentar soal itu. Kami belum mau jawab. Tapi memang kami intens berkomunikasi dengan pihak sana (Kawasaki Heavy Industries). Dan mereka sudah memastikan Indonesia menjadi negara yang menerima (Ninja ZX-25R)," tukasnya.

2 dari 2 Halaman

Debut di TMS 2019

Peminat Ninja ZX-25R Membludak, Kawasaki Tak Mau Terima IndenDebut di TMS 2019

Kawasaki Ninja 250 empat silinder sendiri resmi dikenalkan pada gelaran Tokyo Motor Show (TMS) tanggal 23 Oktober lalu. Banyak hal berubah pastinya pada motor satu ini. Soal mesin sudah pasti berubah. Kawasaki Ninja 250 4 silinder atau Ninja ZX-25R kelas supersport ini memakai mesin konfigurasi empat segaris dan jadi satu-satunya di kelasnya.

Cam ganda alias DOHC 16 katup (kubikasi 249 cc), membuatnya galak dengan torsi penuh di putaran bawah-tengah dan didukung sistem pendingin cairan.

Sasisnya sendiri digarap dari pengalaman Kawasaki memenangi seri-seri WSBK. Sasis trelis baru, hasil analisis Kawasaki akan dinamika terhadap konstruksi rigid yang pada akhirnya diimbangi dengan suspensi depan SFF-BP kelas tinggi.

Hal baru lainnya adalah status sebagai satu-satunya di kelasnya dalam penggunaan kaliper depan monoblock dan suspensi belakang horizontal yang tujuannya memberikan gaya supersport saat menikung. Kawasaki Ninja 250 4 silinder ini juga dibekali KTRC (Kawasaki TRaction Control), Power Mode selection dan KQS (Kawasaki Quick Shifter).

BERI KOMENTAR