HOME » BERITA » PEMINAT TUKAR TAMBAH MOBIL BEKAS KE BARU MENINGKAT

Peminat Tukar Tambah Mobil Bekas ke Baru Meningkat

Gerai mobil bekas SUzuki Auto Value mencatat ada peningkatan permintaan tukar tambah mobil lama dengan baru dari berbagai merek.

Jum'at, 07 Agustus 2020 12:15 Editor : Nazarudin Ray
Peminat Tukar Tambah Mobil Bekas ke Baru Meningkat
Gerai mobil seken Suzuki Auto Value (Isimewa)

OTOSIA.COM - Untuk mendongkrak penjualan mobil bekas yang akhir-akhir ini lesu akibat dampak COVID-19, beragam trik dilakukan oleh pedagang mobil bekas. Mulai dari diskon hingga godaan bonus menggiurkan.

Salah satu gerai jual beli mobil bekas Suzuki Auto Value kembali memperpanjang pemberian cash back hingga Rp 4 juta untuk tukar tambah (trade in) Suzuki lama dengan kendaraan baru hingga 31 Agustus 2020. Mobil-mobil baru yang disodorkan meliputi SUzuki XL7, All New Ertiga, dan SX4 S-Cross.

"Ini berlaku Jabodetabek serta Surabaya dan sekitarnya. Extra Cashback ini adalah keuntungan tambahan bagi pelanggan di luar program reguler yang ada di tiap daerah," ujar Hendro Kaligis, Head of Business Development PT Suzuki Indomobil Sales.

1 dari 1 Halaman

Sebelumnya penawaran yang sama diberikan pada bulan Juni hingga Juli lalu. Besarnya cash back yang diberikan juga sama, yakni Rp 4 juta.

Salah satu alasan memperpanjang tawaran tersebut, lantaran terjadi peningkatan transaksi tukar tambah. Sampai dengan Juli 2020 lebih, tercatat sudah 110 konsumen di Jakarta dan Surabaya yang melakukan proses tukar tambah di Auto Value.

Berdasarkan data dari mitra Auto Value, sepertiga calon pelanggan Suzuki yang berminat melakukan tukar tambah adalah pemilik mobil dari merk yang berbeda. Hal tersebut tidak menjadi masalah karena Auto Value menerima semua merk kendaraan (passenger car) dengan tahun produksi 2011?2019.

Untuk wilayah Jabodetabek, mobil lama harus berpelat nomor B, sedangkan untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya, mobil lama harus berpelat nomor L, W, N atau S.

"Kami ingin program ini bisa dirasakan lebih banyak pelanggan, untuk itu kami perluas area cakupannya. Selain itu, kami juga minta seluruh mitra Auto Value untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," tutup Hendro.

BERI KOMENTAR