HOME » BERITA » PEMOTOR BAKAR ANGKOT DI TANGERANG USAI DIPUKUL PAKAI BESI HINGGA GIGINYA PATAH

Pemotor Bakar Angkot di Tangerang Usai Dipukul Pakai Besi Hingga Giginya Patah

Peristiwa pembakaran angkot di Kabupaten Tangerang diawali ketika pengemudi angkot yang tak memberi jalan kepada seorang pemotor. Keduanya kemudian terlibat cek-cok hingga peristiwa pembakaran tersebut terjadi.

Sabtu, 24 Oktober 2020 07:15 Editor : Dini Arining Tyas
Pemotor Bakar Angkot di Tangerang Usai Dipukul Pakai Besi Hingga Giginya Patah
Angkot trayek 01 yang dibakar di Kabupaten Tangerang (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Peristiwa pembakaran angkot yang dilakukan oleh seorang pengendara sepeda motor dibenarkan oleh Kapolsek Curug, Kompol MH Panjaitan. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang pada Kamis (22/10/2020).

"Betul, kejadiannya kemarin di kawasan Bitung. Mobil angkot trayek 01 dengan nomor polisi B 1536 CTX itu terbakar karena dibakar oleh pengemudi motor," kata Panjaitan, Jumat (23/10/2020) disitat Merdeka.com.

Panjaitan menjelaskan, kejadian pembakaran mobil angkot itu bermula saat pengemudi sepeda motor berboncengan dengan rekannya hendak menyalip angkot tersebut, namun sopir angkot tidak memberikan jalan.

"Mau nyalip, tapi enggak dikasih jalan (oleh sopir angkot), sampai akhirnya mereka saling lihat-lihatan, dan keduanya pun memilih berhenti di kawasan Bitung, tepatnya di depan Indomaret," kata Kapolsek.

1 dari 2 Halaman

Ketika sama-sama berhenti, sopir angkot tersebut tersulut emosi keluar dari angkotanya dengan membawa besi panjang.

"Dia kemudian memukul pengemudi sepeda motor hingga pengemudi mengalami luka di bagain mulut, dan giginya patah," jelas Panjaitan.

Setelahnya, sang sopir angkot kabur dan pengemudi motor mengejar sopir. Sampai akhirnya pengemudi angkot berhasil dihentikan.

"Berhasil diberhentikan, pengemudi motor emosi, langsung pecahin kaca, di sana dia lihat korek api yang diduga punya sopir, langsung saja pengemudi ini membakar angkotnya," terangnya.

2 dari 2 Halaman

Atas kejadian itu, petugas kepolisian setempat akhirnya berhasil mengamankan keduanya kurang lebih selama satu jam setelah kejadian. Kedua pelaku berinisial AA (sopir angkot) dan YPW (pengemudi motor).

"Mereka kami tahan, dan masih kami periksa. Kami juga meminta keduanya membuat laporan, agar bisa kami tetapkan sebagai tersangka dengan tindak penganiayaan dan perusakan barang," jelas dia.

Penulis: Kirom

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR