HOME » BERITA » PEMOTOR PEREMPUAN BONCENGAN 3 NEKAT MASUK TOL JAPEK, BEGINI ALASANNYA

Pemotor Perempuan Boncengan 3 Nekat Masuk Tol Japek, Begini Alasannya

Mengaku dikejar sebuah mobil, pemotor boncengan 3 ini nekat masuk jalan Tol Japek

Senin, 31 Agustus 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Pemotor Perempuan Boncengan 3 Nekat Masuk Tol Japek, Begini Alasannya
Tol Japek dan Cipularang mengular. ©2016 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Pengendara motor perempuan diketahui masuk jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Minggu (30/8) sekitar pukul 14.40 WIB. Kejadian tersebut pun viral dan salah satunya diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis.

Dalam video tersebut terlihat, tiga bocah perempuan berbonceng satu motor masuk tol. Saat itu, motor tersebut menyenggol mobil yang sedang melintas di sebelah kiri jalan hingga akhirnya terjatuh.

Melansir dari Merdeka.com, Kepala Induk Turangga 05 Cikampek Kompol Faisal mengatakan, alasan perempuan itu masuk ke ruas jalan tol karena dikejar-kejar oleh mobil. Sehingga membuat ia panik dan masuk ke tol.

"Katanya ada mobil ngejar-ngejar, terus dia panik masuk tol katanya gitu alasan dia. Kita enggak tahu sebenarnya apa cari alasan atau betul seperti itu," kata Faisal saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (31/8).

1 dari 2 Halaman

Sempat Disetop Petugas

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebelum terjatuh pemotor tadi sempat diberhentikan petugas dari Jasa Marga saat berada di KM12.

"Itu kan mereka masuk dari Bekasi timur, ketemunya saat patroli di KM12, dari Jasa Marga patroli di KM12 diberhentikan enggak mau berhenti. Pas di TKP kecelakan jatuh, cuma apa waktu itu petugas ngejar begitu jatuh, luka lecet-lecet langsung ditolong gitu," jelasnya.

Saat itu, mobil yang disenggol oleh motor tersebut tetap melanjutkan perjalanannya. Karena, memang bukan mobil tersebut yang menyenggol motor.

"Mobilnya kabur di situ dan kita lihat di video dia enggak salah, sebetulnya mau menghindar ke kiri. Malah motor sendiri yang senggol mobil, enggak ada kesalahan dari pemobilnya," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Melihat hal itu, pihaknya langsung menolong pemotor tadi. Tidak ada sanksi apapun yang diberikan, hanya pendaraan dan pemanggilan orang tua.

"Begitu langsung ketolong karena istilahnya kemanusiaan gitu kita panggil orangtuanya, langsung kita jemput pulang. Enggak kita tindak apa-apa, tapi semua kendaraan kita data, orangnya kita foto dan kita data semua," tandasnya.

BERI KOMENTAR