HOME » BERITA » PEMPROV DKI PERLUAS ATURAN GANJIL-GENAP, INI DIA JALAN ALTERNATIFNYA

Pemprov DKI Perluas Aturan Ganjil-Genap, Ini Dia Jalan Alternatifnya

Kamis, 28 Juni 2018 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustrasi by

OTOSIA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengumumkan perluasan pembatasan lalu lintas ganjil-genap pada beberapa ruas jalan tertentu di Ibukota.

Dalam keterangan resminya, Pemprov DKI menyatakan bahwa perluasan tersebut akan berlaku mulai 1 Agustus 2018. Sementara untuk ujicoba dilaksanakan mulai tanggal 2 sampai 31 Juli 2018.

Perluasan lalu lintas ganjil-genap diterapkan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018 serta untuk pemenuhan target waktu tempuh atlet dari Wisma Atlet ke venue

Foto by Nazarudin Ray

Adapun ruas jalan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil genap meliputi jalan Medan Merdeka Barat, jalan MH Thamrin, jalan Jenderal Sudirman, jalan Sisingamangaraja, jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan simpang Slipi), jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi simpang Tomang), jalan MT Haryono (simpang UKI simpang Pancoran simpang Kuningan), jalan HR Rasuna Said, jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda simpang Kalimalang simpang UKI), jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis simpang Pemuda), jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb Kupingan Ancol) dan, jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini Bundaran Metro Pondok Indah simpang Pondok Indah simpang Bungur simpang Gandaria City simpang Kebayoran Lama), dan jalan RA Kartini.

Pelaksanaan waktu ganjil genap mulai diberlakukan selama 15 jam, yakni dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Kendaraan berpelat nomor Ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sementara kendaraan berpelat nomor genap beroperasi pada tanggal Genap.

Meski pembatasan lalu lintas ini diperluas, Pemprov DKI memberikan beberapa ruas jalan alternatif, Seperti dari arah timur jalan Perintis Kemerdekaan Jalan Suprapto Jalan Salemba Raya Jalan Matraman dan seterusnya. Kemudian dari jalan Akses Tol Cikampek Jalan Sutoyo Jalan Dewi Sartika, dan seterusnya.

Dari arah Utara, mencakup jalan RE Martadinata Jalan Danau Sunter Barat Jalan HBR Motik Jalan Gunung Sahari, dan Seterusnya. Lalu jalan S Parman Jalan Tomang Raya Jalan Suryo Pranoto/jalan Cideng, dan seterusnya.

Sedangkan dari arah Selatan meliputi jalan Warung Jati Barat Jalan Pejaten Raya Jalan Pasar Minggu Jalan Soepomo Jalan Saharjo, dan seterusnya, termasuk jalan RA Kartini Jalan Ciputat Raya.

Sementara untuk perlintasan Transjakarta, dari utara koridor 1 (Blok M-Kota), koridor 5 (Kp Melayu-Ancol), koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), dan koridor 10 (PGC Cililitan-Tj Priok).

Transjakarta dari timur meliputi koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), koridor 4 (Tugas-Dukuh Atas), koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), koridor 11 (Kp Melayu-Pulo Gadung), dan koridor 13 (Tendean-Puri Beta)

Lalu dari arah selatan jalur perlintasan koridor 3, yakni Pasar Baru -Kalideres). Dari Selatan terlintasi kor idor 6 (Ragunan-Dukuh Atas), koridor 7 (Kp Rambutan-Kp Melayu), koridor 8 (Lb Bulus-Harmoni).

Untuk Feeder Bus Transjakarta, melintasi jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Benyamin Sueb, Jalan A Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, serta Jalan Metro Pondok Indah.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR