HOME » BERITA » PENAMPAKAN RAKSASA ROBOT DAN POHON PINANG DARI KNALPOT RACING HASIL SITAAN POLISI

Penampakan Raksasa Robot dan Pohon Pinang dari Knalpot Racing Hasil Sitaan Polisi

Ratusan knalpot racing yang disita polisi tak dibuang begitu saja. Polisi mengubahnya menjadi benda yang enak dilihat.

Kamis, 24 Juni 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Penampakan Raksasa Robot dan Pohon Pinang dari Knalpot Racing Hasil Sitaan Polisi
Razia knalpot bising (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Setidaknya sudah ada ratusan knalpot racing yang penggunaannya tidak sesuai disita oleh polisi. Agar ratusan knalpot bising itu tak menjadi sampah begitu saja, polisi pun memanfaatkannya menjadi patung.

Satlantas Polres Kendari dan Satlantas Polres Jambi misalnya. Mereka mengubah knalpot-knalpot hasil razia itu menjadi bentuk robot raksasa dan pohon pinang.

Mengutip dari laman resmi Korlantas Polri, berbekal knalpot racing yang menjadi sitaan, mereka membuat robot dan replika pohon pinang untuk memanfaatkan knalpot tersebut agar lebih sedap dipandang.

1 dari 2 Halaman

Di Kendari, robot yang dibuat dari knalpot racing sitaan ini diberin nama Robot Antravi (Anti Traffic Violation) atau robot pelanggaran lalu lintas. Tak ayal, dengan kehadiran imej baru tersebut objek ini menjadi daya tarik dan menjadi spot bagi masyarakat yang ingin berswafoto.

"Rencana pemusnahan barang bukti knalpot bogar disulap menjadi sebuah robot dan menjadi tontonan bernilai edukasi serta menarik buat masyarakat yang melintasi pos lalu lintas di perempatan MTQ Kendari," ujar Kaurbin Ops Satlantas Polres Kendari, Ipda Andi Muhammad Nurfadil, dalam keterangan resminya.

Satlantas Polres Kendari berharap dengan adanya ikon baru tersebut akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai betapa pentingnya mematuhi peraturan berlalu lintas.

2 dari 2 Halaman

(c) Korlantas Polri

Sementara Satlantas Polresta Jambi, mereka membuat ikon yang tidak kalah menarik. Pasalnya, dari knalpot racing yang disita tersebut, mereka membuat replika pohon pinang yang identik dengan lomba yang kerap dilakukan pada saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Intinya, knalpot racing tidak digunakan di sembarang tempat, tidak setiap saat. Harus ada tujuan yang benar, seperti tiang panjat pinang," jelas Kasatlantas Polresta Jambi, Kompol Doni Wahyudi.

Dari giat yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Jambi, mereka sudah mengamankan 800 unit knalpot racing. Sedangkan yang dipakai untuk membuat replika pohon pinang, menurut pihaknya hanya terdiri dari 467 knalpot.

"Yang kita amankan selama operasi ada 800. Dan yang terpasang di menara berjumlah 467," pungkasnya.

Reporter: Fahmi Rizki

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR