HOME » BERITA » PENELITI AUSTRALIA BIKIN MOBIL OTONOM LEBIH AMAN UNTUK PEMOTOR

Peneliti Australia Bikin Mobil Otonom Lebih Aman untuk Pemotor

Ada ketakutan besar untuk pemotor tentang mobil otonom. Pasalnya ada kemungkinan mobil tidak diprogram untuk mendeteksi pengendara sepeda motor

Rabu, 23 Desember 2020 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Peneliti Australia Bikin Mobil Otonom Lebih Aman untuk Pemotor
Ilustrasi mobil otonom (theconversation.com)

OTOSIA.COM - Mobil otonom diyakini akan menjadi kendaraan masa depan. Pengguna tidak perlu lagi menyetir, sebab mobil bisa berkendaran sendiri dengan bantuan sensor canggih yang disematkan.

Namun ada ketakutan besar untuk pemotor tentang mobil otonom. Pasalnya ada kemungkinan mobil tidak diprogram untuk mendeteksi pengendara sepeda motor. Artinya potensi kecelakaan yang dialami pemotor begitu besar.

Oleh sebab itu, peneliti Australia melakukan penelitian untuk memastikan bahwa kendaraan otonom dapat mendeteksi sepeda motor dan pejalan kaki.

1 dari 2 Halaman

Melansir RideApart, penelitian tersebut dilakukan oleh Pusat Robotika Lapangan Australia di Universitas Sydney. Mereka tengah mengerjakan sistem yang disebut Collective Perception Messaging (CPM).

Sistem tersebut memungkinkan mobil otonom melihat sekelilingnya yang berada dari luar jangkauan sensor bawaan mobil. Seperti mobil bisa mendeteksi penyeberang jalan yang berada di blind spot atau yang melanggar lalu lintas. Kemudian mobil bisa berhenti atau menghindari penyeberang tersebut.

2 dari 2 Halaman

Pada dasarnya sistem CPM hanya diciptakan untuk mendeteksi pejalan kaki. Namun berdasarkan pengakuan peneliti bernama Dr. Mao Shan, CPM yang mendeteksi pemotor akan dikembangkan di masa mendatang.

"Lebih disesuaikan untuk menangani pejalan kaki, karena mereka adalah jenis pengguna jalan rentan yang paling umum ditemukan di jalan umum. Sejauh ini, kami belum melakukan eksperimen yang berfokus pada tentang interaksi antara kendaraan otomatis yang terhubung dan pengendara sepeda motor, tetapi ini ada dalam daftar rencana masa depan kami," kata Dr. Mao Shan.

Rupanya, dalam pengujian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa sistem CPM untuk pejalan kaki tersebut ternyata sudah berhasil mendeteksi pengendara sepeda motor juga.

BERI KOMENTAR