HOME » BERITA » PENGANGGURAN BISA BERKURANG, ASALKAN PEMERINTAH TIDAK IMPOR BUS DAN TRUK SECARA UTUH

Pengangguran Bisa Berkurang, Asalkan Pemerintah Tidak Impor Bus dan Truk Secara Utuh

Menjadi pengangguran tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kekhawatiran ini juga yang dirasakan oleh pekerja industri karoseri untuk bus dan truk di Indonesia.

Jum'at, 23 Maret 2018 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Dok. Otosia.com

OTOSIA.COM - Menjadi pengangguran tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kekhawatiran ini juga yang dirasakan oleh pekerja industri karoseri untuk bus dan truk di Indonesia.

Kekhawatiran itu coba ditepis oleh Asosiasi Karosesi Indonesia (ASKARINDO), dengan menjembatani kebutuhan indistri karoseri di Indonesia. Saah satunya melalui penyelenggaraan INAPA di JIEXPO Kemayoran.

Menurut catatan mereka, perkembangan infrastruktur transportasi Indonesia mendapat respons positif. Terlihat dari meningkatnya kebutuhan komersial yang mencapai 80.000 unit, atau meningkat 5,4 persen.

Pemerintah juga menargetkan pelayanan bus rapid transit di 34 provinsi. Artinya, akan ada 3.000 moda transportasi bus yang akan beroperasi.

"Hal ini pun turut mendukung peningkatan jumlah tenaga kerja di Tanah Air," ujar Sony Lumajang, Ketua ASKARINDO.

Peran produsen dengan inovasi produknya dan pemerintah dengan regulasinya, serta ASKARINDO dengan pihak yang menjembatani, harus solid.

Sony menambahkan, selama bus dan truk masih memanfatkan karoseri buatan dalam negeri, maka hal itu akan menjadi keunggulan di Indonesia, terutama di sektor ekonomi.

"Dengan catatan pemerintah tetap konsisten memenuhui kebutuhan tersebut dengan tidak impor secara utuh sehingga memberikan nilai tambah ke dalam negeri," kata dia.

(kpl/why/tys)

BERI KOMENTAR