HOME » BERITA » PENGATURAN SPION SAMPING YANG SALAH KAPRAH

Pengaturan Spion Samping yang Salah Kaprah

Senin, 12 Maret 2018 18:45

Pengaturan Spion Samping yang Salah Kaprah
Ilustrasi Kaca Spion Mobil (Midrive.com & Cracked)
Editor : Fitradian Dhimas | Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Hal yang satu ini sangat mudah dilakukan tapi banyak yang salah melakukannya, pengaturan spion samping.

Kita tentu tahu makna ‘blind spot’ saat mengendarai mobil, yaitu area yang tidak terpantau dengan baik oleh mata kita melalui spion. Berdasarkan data laporan penyebab kecelakaan, salah satu penyebabnya adalah tidak maksimalnya pengaturan spion samping mobil.

Sebagian besar pengendara masih mengatur spion sampingnya dengan posisi masih dapat melihat badan mobilnya sendiri, baik sepertiga maupun setengah area spion. Padahal, makin besar area spion yang ‘digunakan’ untuk melihat bodi mobil sendiri, maka makin besar pula blind spot-nya.

Banyak produsen mobil yang meningkatkan kecanggihan pada spion samping, serba elektrik atau otomatis. Mobil kelas atas mengadopsi sistem radar atau kamera canggih yang mampu mendeteksi kendaraan lain area blind spot pengendara. Sistem akan menyampaikan informasi tersebut kepada pengendara dengan bunyi-bunyi atau visual tertentu jika risiko kecelakaan sedang mendekat.

Fitur tersebut memang berguna asalkan pengendara benar-benar sepenuhnya mengkrabi bahasa mesin tersebut. Bagaimana pun, pandangan dan pendengaran langsung jauh lebih penting. Insting dan perhitungan taktis manusia dalam berkendara masih belum dapat dikalahkan oleh robot, termasuk soal mengenali risiko kecelakaan, seperti menyerempet mobil dan benda lain di jalan.

Mengamati objek di depan adalah satu hal. Mengawasi objek di belakang dan di samping kendaraan kita adalah hal lainnya. Memaksimalkan fungsi spion jadi amat penting. Karena itu, untuk urusan pengaturan spion, persoalannya bukan pada kecanggihan teknologi, melainkan pada pemahaman atau kesadaran pengendara dalam pengaturan area refleksi spionnya.

Situs berita Cracked malah menegaskan, jangan sampai ada bagian dari mobil kita sendiri yang ada di area spion samping. Maksudnya tak lain adalah agar kita membesarkan area refleksi spion untuk dapat memantau seluas mungkin area kiri-kanan, bukan malah membesarkan area blind-spot.

Karena amat penting untuk keselamatan di jalan, menurut Cracked pengetahuan tentang spion ini kurang lebih sebagai ‘kewajiban’ sebelum berkendara, bukan sebuah tips.

 (kpl/nzr/fdk)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-14
detail

BERITA POPULER