HOME » BERITA » PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS-JENIS, DAN CARA MENGGUNAKAN APAR PADA MOBIL

Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis, dan Cara Menggunakan APAR Pada Mobil

Mobil baru wajib dilengkapi APAR, ini pengertian, jenis, fungsi, dan cara menggunakannya

Senin, 18 Januari 2021 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis, dan Cara Menggunakan APAR Pada Mobil
Ilustrasi APAR di dalam mobil (Hyundai)

OTOSIA.COM - Mulai tahun ini atau 2021, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewajibkan setiap kendaraan roda empat baru untuk memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Aturan ini telah tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor yang diteken pada 18 Februari 2020.

Namun Otolovers tak perlu khawatir, sebab dalam pasan 2 Ayat 3 disebutkan bahwa APAR disediakan oleh pengimpor, pembuat, atau perakit kendaraan. Artinya Otolovers tak perlu membeli sendiri alat pemadam kebakaran ini.

Terkait tujuannya sendiri, aturan ini diberlakukan untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan langkah dalam penindakan kebakaran kendaraan.

Terlepas dari aturan ini, apa Otolovers udah mengetahui pengertian, jenis-jenis, fungsi, dan cara menggunakan APAR? Melansir laman damkar.bandaacehkota.go.id berikut ini ulasan lengkapnya.

1 dari 6 Halaman

Pengertian dan Fungsi APAR

Liputan6.com

APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau biasa disebut fire extinguisher merupakan alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil.

Kemudian dalam hal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), APAR merupakan peralatan wajib yang harus ada di setiap perusahaan dalam mencegah terjadinya kebakaran.

2 dari 6 Halaman

Jenis-jenis APAR

Liputan6.com

Terkait jenisnya sendiri, APAR memiliki 4 jenis, yakni APAR air, busa, serbuk kimia, dan karbon dioksida. Nah, berikut ini kegunaan dan perbedaan dari setiap jenis APAR.

1. APAR Air

APAR air merupakan jenis APAR yang berisikan air yang dapat disemprotkan dengan tekanan tinggi. APAR yang paling ekonomis ini digunakan untuk memadamkan api dari bahan-bahan padat non-logam, seperti kertas, kain, karet, dan lainnya atau Kebakaran Kelas A.

2. APAR Busa

Kemudian ada juga APAR busa yang merupakan jenis APAR dari bahan kimia yang dapat membentuk busa ketika disemprotkan. Busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) disemburkan keluar dan akan menutupi bahan yang terbakar. Sehingga oksigen tak bisa masuk untuk proses kebakaran.

APAR jenis ini sangat efektif untuk memadamkan api dari Kebakaran Kelas A atau Kebakaran Kelas B yang dikarenakan bahan-bahan cair, seperti minyak, alkohol, solvet dan bahan-bahan lainnya.

3 dari 6 Halaman

3. APAR Serbuk Kimia

APAR Serbuk Kimia terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium danammonium sulphate.

Cara kerjanya, serbuk kimia akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga dapat memisahkan oksigen. APAR jenis ini sangat efektif untuk memadamkan api dari kebakaran Kelas A, B, dan C.

Hanya saja APAR serbuk kimia tidak disarankan dipakai dalam industri sebab dapat merusak peralatan yang ada. Umumnya APAR ini digunakan untuk mobil.

4. APAR Karbon Dioksida

APAR ini merupakan APAR yang menggunakan bahan karbon dioksida sebagai pemadamnya. APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).

4 dari 6 Halaman

Kelas-kelas Kabakaran

Liputan6.com

Seperti yang telah disebutkan di atas, kebakaran sendiri terbagi ke dalam beberapa kelas, dari kelas A hingga D. Nah, berikut ini perbedaannya.

Kebakaran Kelas A

Kebakaran Kelas A merupakan kebakaran yang disebabkan oleh bahan-bahan padat non-logam, seperti kertas, kain, kayu, dan lain sebagainya. APAR yang cocok digunakan untuk memadamkan kebakaran ini adalah air, busa, dan serbuk kimia.

Kebakaran Kelas B

Nah kebakaran jenis ini merupakan kebakaran yang disebabkan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar, seperti minyak, alkohol, methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok dipakai adalah karbon dioksida, busa, dan serbuk kimia.

5 dari 6 Halaman

Kebakaran Kelas C

Kebakaran ini merupakan kelas kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik bertegangan. APAR yang cocok dipakai adalah jenis karbon dioksida dan serbuk kimia.

Kebakaran Kelas D

Terakhir adalah Kebakaran Kelas D yang merupakan kebakaran yang disebabkan oleh bahan-bahan logam mudah terbakar, seperti sodium, alumunium, lithium, dan lainnya. Untuk dapat memadamkan kebarakan kelas ini memerlukan APAR khusus.

6 dari 6 Halaman

Cara Menggunakan APAR

Liputan6.com

Karena APAR sudah diwajibkan berada di dalam mobil, tentu setiap pengemudi harus bisa menggunakannya. Nah, caranya mudah kok Otolobers, berikut ulasannya.

1. Tarik pin pengaman (safety pin) APAR
2. Arahkan nozzzle atau pangkal selang ke sumber api
3. Tekan pemicu untuk menyemprot
4. Ayunkan ke seluruh sumber api.

BERI KOMENTAR