HOME » BERITA » PENGGUNAAN BBM RON TINGGI DISARANKAN UNTUK KENDARAAN KELUARAN BARU

Penggunaan BBM RON Tinggi Disarankan untuk Kendaraan Keluaran Baru

Pemakai kendaraan keluaran terbaru sangat disarankan memakai BBM RON tinggi

Jum'at, 25 Juni 2021 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Penggunaan BBM RON Tinggi Disarankan untuk Kendaraan Keluaran Baru
SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

OTOSIA.COM - Kesadaran masyarakat atas penggunaan BBM berkualitas masih tergolong rendah. Namun sebenarnya pemilik kendaraan keluaran baru sangat disarankan untuk memakai BBM berkualitas.

Terlebih lagi, menurut ahli mesin bakar dan konversi energi Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, penggunaan BBM RON tinggi sesuai dengan rekomendasi setiap produsen otomotif.

"Jika kita mengikuti rekomendasi dari produsen, maka performa kendaraan akan sesuai dengan yang dirancang," kata Tri seperti melansir Antara di Jakarta, Rabu (23/6).

1 dari 3 Halaman

Sebaliknya, dia mengingatkan, jika kendaraan mengkonsumsi bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi produsen, maka akan muncul persoalan pada mesin. "Akan timbul masalah pada mesin. Misal bahan bakar lebih boros, performa tidak optimal, serta bisa mencemari lingkungan," ujarnya.

Hampir semua kendaraan bermotor keluaran baru, ujarnya, memang memiliki spesifikasi mesin untuk pemakaian BBM dengan RON tinggi, termasuk di antaranya, produk otomotif berstandar Low Cost Green Car (LCGC). Persyaratan tersebut diterapkan, guna menghasilkan kendaraan yang lebih hemat dan efisien.

2 dari 3 Halaman

Tri menambahkan, kendaraan yang diproduksi sejak 2018, dirancang memakai bahan bakar yang menghasilkan emisi ramah lingkungan. Spesifikasi bahan bakar diambil dari kesepakatan penggunaan bahan bakar, yang dibuat para produsen mesin kendaraan di seluruh dunia.

"Dalam kesepakatan itu, minimal bahan bakar yang digunakan untuk kendaraan adalah RON 91 hingga batasan saat ini sampai RON 98," katanya.

Pemakaian BBM dengan RON tinggi, misal Pertamax series, menurut Tri memang mempengaruhi performa kendaraan. Tidak hanya bagi kendaraan keluaran baru, namun juga keluaran sebelumnya. "Kendaraan akan memiliki performa yang lebih cepat dan tinggi. Selain itu gas buang yang dihasilkan akan jauh lebih ramah lingkungan. Penggunaan bahan bakar juga lebih efisien," ujar Tri.

3 dari 3 Halaman

Hal ini sebenarnya tidak hanya untuk kendaraan roda empat saja, tetapi roda dua juga. Sebab sejak tahun 2013, produsen tidak lagi memproduksi sepeda motor dengan mesin kabulator melainkan menggunakan sistem injection.

"Jadi sebenarnya, baik itu kendaraan roda empat ataupun roda dua, harus menggunakan bahan bakar berkualitas," katanya.

Sumber: Liputan6.com, Merdeka.com

BERI KOMENTAR