HOME » BERITA » PENJUALAN DAIHATSU XENIA ANJLOK, ADA APA?

Penjualan Daihatsu Xenia Anjlok, Ada Apa?

Per Oktober 2018, angka penjualan Daihatsu sejak awal tahun mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding tahun 2017.

Rabu, 21 November 2018 18:15 Editor : Cornelius Candra
Kemudi Daihatsu Terios (whitehorsemotors.co.uk)

OTOSIA.COM - Daihatsu Xenia tengah dilanda masalah besar. Ya, kembaran Toyota Avanza ini mengalami penurunan penjualan per Oktober 2018. Mobil MPV ini hanya terjual sebanyak 25.728 unit sejak awal tahun 2018. Capaian ini turun sebesar 12,7% dibanding periode yang sama pada tahun lalu dengan raihan 29.490 unit.

Penurunan itu tampaknya karena persaingan di segmen small MPV semakin sengit dengan kehadiran model baru dari pesaingnya. Sebut saja Mitsubishi Xpander, Wuling Confero, dan All New Suzuki Ertiga. Selain itu, Xenia belum mengalami penyegaran model sejak 2015, saat diluncurkan Great New Xenia.

Tren penurunan penjualan Xenia menegaskan posisinya tidak lagi sebagai model nomor satu di Daihatsu Indonesia. Xenia dengan volume penjualan 25 ribuan hanya berkontribusi 16 persen dan puas duduk di posisi ketiga.Kondisi ini berbeda dengan kembarannya, Toyota Avanza, yang masih menjadi nomor satu di Toyota Indonesia.

Posisi nomor satu direbut oleh model Astra Daihatsu Sigra, mobil LCGC 7 penumpang, dengan total penjualan 39.530 unit, serta berkontribusi 25 persen. Sementara nomor dua adalah Grand Max pikap dengan penjualan 34.434 unit (21 persen).

Dalam keterangan resmi kepada Merdeka.com, Daihatsu Indonesia melaporkan total penjualan ritelnya hingga Oktober tahun ini mencapai 160.981 unit, atau naik sekitar 7 persen. Sedangkan, wholesales mencapai 168.539 unit atau naik 7 persen juga.

Dengan total penjualan ritel 160.981 unit, Daihatsu Idnoesia memiliki pangsa pasar 17 ppersen di ppasar otomotif Indonria. Total volume pasar ritel nasional mencapai 945.084 unit, atau tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sigra tetap mendominasi penjualan dengan 39.530 unit atau berkontribusi sebesar 25 persen. Diikuti oleh Gran Max pikap 34.434 unit (21 persen), Xenia 25.728 unit (16 persen), dan All New Terios mencapai 23.623 unit (15 persen) atau naik lebih dari 2 kali lipat dibanding periode sama tahun lalu.

Ayla berkontribusi 19.947 unit (12 persen) dan Gran Max minibus 13.157 unit (8 persen). Sedangkan line-up Daihatsu lainnya, yang meliputi Luxio, Sirion, dan Hi-Max mencapai 4.562 unit (3 persen).

Dengan hasil tersebut, Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat pada Daihatsu. Bahkan, ia pun menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyesuaikan harga berbagai produk Daihatsu untuk tetap mempertahankan atau justru menambah konsumennya.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR