HOME » BERITA » PENJUALAN KNALPOT PURBALINGGA NAIK, EFEK LEBARAN ATU MENURUNNYA RAZIA?

Penjualan Knalpot Purbalingga Naik, Efek Lebaran atu Menurunnya Razia?

Seminggu dan sesudah Lebaran penjualan knalpot racing asal Purbalingga mengaami kenaikan hingga 14 persen.

Jum'at, 21 Mei 2021 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Penjualan Knalpot Purbalingga Naik, Efek Lebaran atu Menurunnya Razia?
Pengrajin knalpot Purbalingga (Red Mufflers)

OTOSIA.COM - Kondisi bisnis knalpot racing sepat terpuruk akibat imbas isu razia knalpot brong. Tapi kini bisnisn knalpo racing kembali positif. Sepekan sebelum dans esudah Lebaran, penjualan knalpot racing asal Purbalingga, Jawa Tengah, mengalami kenaikan di atas 10 persen.

"Minggu kemarin naik 15 persen, dan minggu ini naik lagi 5 persen," ujar Agus Adiatmaja, Penasihat Paguyuban Apik Bangga (Asosiasi Pengrajin Knalpot Purbalingga) sekaligus pengusaha knalpot.

Para pengrajin knalpot Purbalingga sendiri belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan permintaan, apakah karena Lebaran atau berkurangnya razia knalpot bising. Namun secara total, sejak pandemi penjualan knalpot Purbalingga mengalami kelesuan.

1 dari 2 Halaman

"Peyebab (kenaikan) apa, sayang kurang tahu persis. Tapi memang kondisi ekonomi yang terpuruk dan kenaikan bahan baku knalpot hampir setiap minggu," ujarnya.

Lantaran harga bahan baku yang membumbung dan permintaan secara umum menurun, sejumlah pengrajin tidak terlalu jor-joran membuat knalpot, dan sebagian lagi memilih untuk menahan diri tidak memproduksi knalpot dengan mengandalkan stok lama. Menurut dia, produksi knalpot disesuaikan dengan permintaan pasar.

"Ini baru mulai produksi. Jadi kebanyakan masih buat stok, dan belum semua berproduksi karena permintaan masih kurang. Sementara banyak juga yang masih diposisi wait and see," ungkap Agus.

2 dari 2 Halaman

Sebelumnya Agus mengungkapkan, para pengrajin knalpot Purbalingga dihajar tiga masalah. Selain ekonomi melemah akibat pandemi, harga bahan baku knalpot yang terus naik, juga adanya pelarangan knalpot bising di sejumlah kota yang berimbas pada maraknya razia oleh petugas Kepolisian.

"Itu beban baru buat produsen knalpot. Kita bicara kondisi knalpot hari ini, ada tiga permasalahan," ujar Agus, sosok yang dituakan di kalangan perajin di wilayah tersebut.

BERI KOMENTAR