HOME » BERITA » PENJUALAN MOBIL BEKAS INDONESIA PALING BERGAIRAH DI ASEAN

Penjualan Mobil Bekas Indonesia Paling Bergairah di ASEAN

Selasa, 04 April 2017 22:00

Penjualan Mobil Bekas Indonesia Paling Bergairah di ASEAN
Foto Ilustrasi: autocheatsheet.com
Editor : Fitradian Dhimas | Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Kendati pada tahun 2015 lalu penjualan kendaraan baru mengalami peningkatan dan terbesar ke lima di Asia, pertumbuhan mobil bekas di Indonesia juga menunjukkan trend positif. Artinya baik mobil baru maupun bekas tetap diminati masyarakat.

Berdasarkan analisa pasar Asia Tenggara untuk industri kendaraan bekas khususnya mobil bekas tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat pertama dengan jumlah penjualan terbesar yaitu 3.039.873 unit, yang kemudian diikuti oleh Thailand di peringkat kedua dengan jumlah 2.398.896 unit.

Beberapa negara Asia Tenggara lainnya di peringkat 3-7 yaitu Malaysia (2.000.022 unit penjualan), Filipina (865.827 unit penjualan), Vietnam (627.801 unit penjualan), Singapura (235.827 unit penjualan) dan Brunei Darussalam (43.218 unit penjualan).

Sehingga bila dibandingkan antara angka penjualan mobil bekas dengan mobil baru, terlihat bahwa memang mobil bekas masih menggungguli daripada penjualan mobil baru, dimana untuk data di tahun 2015 presentasi penjualan mobil bekas dibandingkan dengan mobil baru adalah 3.3 : 1. Hal ini tentu menunjukkan bahwa mobil bekas masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan otomotif mereka, meskipun setahun belakangan ini marak bermunculan mobil-mobil LCGC (Low Cost Green Car).

Mobil88 (PT Serasi Autoraya) yang berdiri sejak 1988 melihat pertumbuhan penjualan mobil bekas konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, bisnis mobil bekas tetap menggiurkan kendati secara nasional pasar otomotif kerap mengalami pasang surut.


“Ada beberapa keuntungan membeli mobil bekas, seperti harga lebih murah, kendaraan langsung bisa dipakai, dan tingkat depresiasi yang lebih rendah,” ujar Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operation Officer mobil88 .

Namun Halomoan juga memaparkan fakta seputar resiko membeli mobil bekas dari penjual yang tidak kredibel diantaranya mobil dapat disita, kerugian material, ancaman keselamatan, tidak bisa BBN (Bea Balik Nama) dan ancaman tindak pidana 6 tahun. Penyebab faktor resiko tersebut berasal dari beberapa hal diantaranya dokumen (status hukum), kesesuaian fisik dan dokumen, kendaraan eks tabrak, kendaraan eks banjir dan odometer putaran.

“Dengan berbagai resiko membeli mobil bekas yang sangat tinggi tersebut, maka mobil88 hadir untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat guna memenuhi kebutuhan kendaraan idamannya. mobil88 menjamin kualitas mobil bekas yang ditawarkan kepada konsumen dengan bergaransi resmi serta memiliki ragam merek dan varian dari mobil yang ditawarkan,” paparnya.

Selainmobil88 yang sudah lebih dulu berkecimpung dengan menawarkan mobil bekas dari berbagai merek dan varian, AutoSafe Hyundai Used Car juga mulai hadir dan percaya diri menawarkan mobil bekas merek Hyundai. Perusahaan ini erupakan divisi mobil bekas dari PT Hyundai Mobil Indonesia.

“Kami memberikan beragam keuntungan bagi pelanggan kami diantaranya Hyundai membership, booking service, Hyundai home service, service kontrak kencana Hyundai, on time or free, Hyundai genuine parts warranty, national parts pricing, 5 years warranty product or 150.000 km, Hyundai 24 hours roadside assistance, 3 years buy back guarantee or 65.000 km, 3 years warranty (product) or unlimited km. Keseluruhan keuntungan tersebut demi memanjakan para pelanggan kami akan merasakan kualitas dan pelayanan terbaik yang kami berikan,” terang Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia.

 (kpl/nzr/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-12-14
detail

BERITA POPULER