HOME » BERITA » PENJUALAN MOBIL DI CHINA TERJUN BEBAS AKIBAT VIRUS CORONA

Penjualan Mobil di China Terjun Bebas Akibat Virus Corona

Ada penurunan penjualan mobil lebih dari 90% akibat virus corona.

Sabtu, 22 Februari 2020 13:15 Editor : Cornelius Candra
Penjualan Mobil di China Terjun Bebas Akibat Virus Corona
Ilustrasi penjualan mobil (South China Morning Post)

OTOSIA.COM - Dampak buruk akibat virus Corona terus berlanjut. Sektor otomotif pun turut terpengaruh, terlebih sejak banyak perusahaan diliburkan mulai pertengahan Januari 2020 lalu.

Mengutip dari South China Morning Post, penjualan mobil di Negeri Tirai Bambu terjun bebas. Hal itu diungkapkan langsung oleh China Passenger Car Association (CPCA).

1 dari 2 Halaman

Pada 16 hari pertama Februari, tercatat penjualan mobil di China dari berbagai merek hanya mencapai 4.909 unit. Artinya, ada penurunan 92% dari 59.930 unit di periode yang sama pada 2019.

"Sangat sedikit dealer yang buka di pekan pertama Februari dan mereka memiliki konsumen yang sangat sedikit, ujar pihak CPCA.

2 dari 2 Halaman

Tak hanya itu, angka ekspor mobil China serta segala komponennya pun turun drastis akibat virus corona. Diprediksi, capaian ini akan terus memburuk jika wabah tersebut tak segera teratasi.

Sebelumnya, berbagai pabrikan mobil pun telah menghentikan sementara lini produksinya, seperti Hyundai dan Nissan. Pasalnya, mereka tak lagi mendapat pasokan suku cadang dari perusahaan rekanannya di China.

BERI KOMENTAR