HOME » BERITA » PENJUALAN MOBIL MEWAH DI KOREA SELATAN MALAH NAIK DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Penjualan Mobil Mewah di Korea Selatan Malah Naik di Tengah Pandemi COVID-19

Penjualan mobil mewah tampaknya tak terpengaruh pandemi. Penjualan mobil premium justru tumbuh di tegah pandemi virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan.

Selasa, 23 Juni 2020 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Penjualan Mobil Mewah di Korea Selatan Malah Naik di Tengah Pandemi COVID-19
Porsche Cayenne Coupe 2020 (Topspeed)

OTOSIA.COM - Industri otomotif tanah air terpuruk diterjang pandemi virus Corona (COVID-19). Tapi rupanya hal berbeda terjadi di Korea Selatan.

Meskipun sempat dihantam gelombang COVID-19 besar-besaran, Korea Selatan tampak bisa menangani hal itu dengan cepat. Hal lain yang menarik adalah penjualan mobil yang rupanya justru meningkat.

Seperti dilansir dari Autonews Eropa, mobil premium justru yang meraup keuntungan ini. Penjualan Porsche naik 46 persen menjadi 3.433 unit pada periode Januari-Mei 2020, dibandingkan dengan tahun 2019. Prosentase yang sama pun terjadi pada BMW.

1 dari 2 Halaman

Motor1.com

Penjualan BMW juga naik 46 persen menjadi 21.361 unit pada periode Januari-Mei 2020 dibandingkan tahun 2019. Sementara penjualan Lamborghini naik empat kali lipat menjadi 115 kendaraan selama periode yang sama.

Bahkan penjualan BMW Seri-5 di Korea Selatan melampaui Amerika Serikat mulai Januari-April 2020. CEO Porsche Korea, Holger Germmann mengaku tahun 2020 adalah menjadi salah satu tahun terkuat mereka.

"Tahun ini akan menjadi salah satu tahun terkuat kami," katanya.

Mengapa begitu?

2 dari 2 Halaman

Motor1.com

Seorang konsumen Porsche yang baru-baru ini mendapatkan mobil pesanannya, Porsche Cayenne Coupe, mengaku tak merasakan dampak COVID-19. "Porsche telah menjadi mobil impian saya. Saya tidak benar-benar merasakan efek COVID-19, karena perusahaan saya tidak terlalu terpengaruh," aku Hwang Min-yong (37), seorang pengusaha asal Korea Selatan.

Sementara itu, para ahli menyoroti hal ini sebagai bentuk kesenjangan kekayaan orang Korea Selatan yang semakin melebar. Meskipun diterjang COVID-19, pendapatan rata-rata bulanan dari 20 persen rumah tangga terkaya naik 6 persen mulai Januari hingga Maret 2020.

"Penjualan yang kuat adalah bukti dari meningkatnya daya konsumsi kelas atas meskipun pandemi," tutur profesor dari Universitas Nasional Incheon, Yang Jun-ho.

BERI KOMENTAR