HOME » BERITA » PENJUALAN TRUK 'KEPALA KUNING' MENURUN DI 2019

Penjualan Truk 'Kepala Kuning' Menurun di 2019

Hasil tersebut tidak terlepas dari adanya pemilihan umum dan pemilihan presiden

Sabtu, 01 Februari 2020 14:15 Editor : Ahmad Muzaki
Penjualan Truk 'Kepala Kuning' Menurun di 2019
Truk Fuso (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Penjualan otomotif nasional tahun lalu yang lesu memberi pukulan bagi pertumbuhan kendaraan niaga. Sepanjang tahun 2019 lalu pasar kendaraan niaga menurun hingga 19 persen.

Kondisi tersebut juga memberikan efek bagi penjualan Fuso, atau truk yang dikenal sebagai si kepala kuning. Selama tahun 2019 kemarin Fuso terjual 41,736 unit, turun 18,4 persen jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebanyak 51,132 unit. Namun demikian Mitsubishi Fuso mampu menguasai pasar sebanyak 44.2%.

"Periode 2019 merupakan tahun penuh tantangan, namun kami berhasil mempertahankan dominasi kami dengan pencapaian pangsa pasar 44.2 persen di tengah kondisi pasar yang melemah," kata Dony Hermawan, Head of PR & CSR PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

Hasil tersebut tidak terlepas dari adanya pemilihan umum dan pemilihan presiden, sehingga membutuhkan penyesuaian kabinet baru dan regulasi baru di berbegai sektor.

1 dari 3 Halaman

Beberapa regulasi pemerintah selama tahun 2019 juga membawa dampak pada perilaku konsumen yang menjadi tantangan tersendiri bagi KTB. Selama tahun 2019, Kementerian Perindustrian gencar dalam penegakan regulasi over dimension and over loading (ODOL) dan menghimbau bagi para pemangku kepentingan mulai dari agen pemegang merk, karoseri, pemilik dan pengemudi truk.

Pemerintah melakukan penindakan tegas dengan pemberian sanksi bagi truk yang tidak mematuhi autran ODOL.

Regulasi lainnya yang juga baru-baru ini diimplementasikan adalah konsumsi bahan bakar Biodiesel B30. KTB menghormati kebijakan Pemerintah dan senantiasa mendukung agar produk Mitsubishi Fuso sesuai dengan kadar bahan bakar B30. KTB meyakini hal ini dilakukan Pemerintah untuk menghemat anggaran impor minyak sawit.

2 dari 3 Halaman

Terkait dengan implementasi bahan bakar B30, Mitsubishi menyatakan bahwa produknya telah lolos tes uji coba sejauh 40.000 km tanpa mengalami kendala berarti dan kendaraan dapat beroperasi secara normal. 

Saat ini kendaraan Mitsubishi Fuso, khususnya Colt Diesel dilengkapi dengan double fuel filter dan dapat menyesuaikan dengan bahan bakar B30.

?Maka dari itu tidak perlu ada penyesuaian pada produk Colt Diesel. Sedangkan produk Fuso dan Fighter akan ada penyesuaian minor. Untuk truk Mitsubishi Fuso produksi sebelum 2020, kami akan mempersiapkan parts pendukung,? pungkas Dony.

3 dari 3 Halaman

Detail Penjualan

Secara detail penjualan Colt Diesel di segmen light duty truck (LDT) sebanyak 36.575 unit dengan pangsa pasar absolut 55,4 persen. Sedangkan Fuso dan Fighter di kelas medium duty truck (MDT) dan heavy duty truck (HDT) sebanyak 5.161 unit dengan pangsa pasar 23,4 persen, meningkat jika dibandingkan dengan pangsa pasar tahun sebelumnya sebesar 19,2 persen.

Peningkatan pangsa pasar di segmen MDT tak lepas dari kehadiran Fighter yang mulai diluncurkan di tahun 2019 lalu. Sebanyak 15 varian dihadirkan memenuhi berbagai kebutuhan bisnis konsumen di bidang logistik, perkebunan, pertambangan, hingga infrastruktur.

BERI KOMENTAR