HOME » BERITA » PENJUALAN TURUN, MARKET SHARE DAIHATSU MALAH NAIK 17,2 PERSEN

Penjualan Turun, Market Share Daihatsu Malah Naik 17,2 Persen

Pasar otomotif Tanah Air masih belum bergairah. Penjualan mobil secara nasional turun dan berimbas pada beberapa merek. Tapi market share Daihatsu justru naik.

Minggu, 18 Agustus 2019 10:30 Editor : Dini Arining Tyas
Penjualan Turun, Market Share Daihatsu Malah Naik 17,2 Persen
Daihatsu Ayla SE (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Geliat pasar otomotif Indonesia masih lesu. Penjualan mobil nasional secara retail sales hingga bulan Juli lalu belum ada pergerakan positif. Jumlahnya pun turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, hanya 587.000 unit.

Hasil yang sama juga terjadi pada whole sales nasional, hanya 570.000 unit. Angk itu turun sekitar 13,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Imbasnya, penjualan Daihatsu selama 7 bulan pertama di tahun 2019 merosot dibandingkan capaian kurun waktu yang sama tahun lalu.

"Di tengah lesunya pasar mobil Indonesia yang turun 11,1 persen, kami bersyukur Daihatsu turun hanya 9,6 persen," kata Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra.

1 dari 1 Halaman

Model Terlaris Daihatsu

Penjualan Turun, Market Share Daihatsu Malah Naik 17,2 PersenModel Terlaris Daihatsu

Meski begitu, diakui Amelia, Daihatsu justru mengalami kenaikan retail sales 17,2 persen dan whole sales 17,5 persen. "Secara market share Daihatsu naik sebesar 0,3 persen menjadi 17,2 persen," akunya.

Berdasarkan data retail sales, Sigra masih menjadi andalan Daihatsu dengan torehan 29.923 unit, yakni 30 persen dari total penjualan. Dengan demikan Sigra masih menjadi model Daihatsu terlaris.

Posisi kedua ditempati Gran Max pickup yang terjual 19.658 unit atau 19 persen dari total penjualan. Lalu Daihatsu Xenia sebanyak 14.102 unit, 14 persen dari total penjualan. Sementara itu, Ayla dan Terios berada di kisaran angka lebih dari 12.000 unit, dengan kontribusi sekitar 12 persen hingga 14 persen.

BERI KOMENTAR