HOME » BERITA » PENUMPANG DALAM MOBIL YANG TERSAMBAR PETIR TAK BAHAYA, ASAL...

Penumpang dalam Mobil yang Tersambar Petir Tak Bahaya, Asal...

Berkendara saat musim hujan, selain ancamannya adalah banjir, petir juga cukup berbahaya. Tapi menurut klub mobil terbesar di Jerman, penumpang yang berada di dalam mobil yang tersambar petir disebut aman.

Senin, 08 April 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (sciencenote.org)

OTOSIA.COM - Musim hujan masih belum berakhir. Bahkan belakangan hujannya lebih mirip badai, yang disertai angin dan petir yang menyambar-nyambar.

Mobil sebenarnya juga bisa tersambar petir. Jika begitu, aman tidak penumpangnya?

Melansir Carsifu, Allgemeiner Deutscher Automobil-Club (ADAC) yang merupakan klub mobil terbesar di Jerman, menyebut bahwa mobil yang tersambar petir tak akan membahayakan penumpangnya.

Sebab, menurut ADAC mobil seperti sangkar Faraday, yang mana badan logamnya mengalihkan muatan listrik langsung ke tanah. Hal ini juga berlaku untuk mobil convetible (atap terbuka) yang dilengkapi dengan batang logam yang mengarahkan arus listrik.

Selain itu, rangka kaca depan, batang wollover, dan mekanik atap juga membantu untuk menjadi sangkar faraday. Tentu saja, sistem itu bekerja jika atap mobil ditutup.

Jika berkendara dalam kondisi badai, hal pertama yang harus dilakukan adalah menutup jendela, menarik semua antena jika memungkinkan, dan jangan sampai menyentuhh bagian logam yang berada di bodi mobil.

Jika petir menyambar kendaraan secara langsung, hal itu bisa menyebabkan kerusakan pada elektronik, cat atau ban. ADAC menyarankan agar ban diperiksa di bengkel spesidalis setelah sambaran petir.

Hanya saja ADAC tak memberikan gambaran risiko spesifik atau tambahan untuk mobil listrik. Tapi, perlu diperhatikan jika model mobil yang seluruhnya terbuat dari plastik (konstruksi plasti) yang diperkuat dengan kaca, itu tak akan memberikan perlindungan yang baik.

Namun, lapisan luar aluminium atau plastik yang menutupi bingkai logam juga akan bertindak seperti sangkar faraday.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR