HOME » BERITA » PENYANDANG DISABILITAS MULAI DIFASILITASI PEMBUATAN SIM D, INI SYARATNYA

Penyandang Disabilitas Mulai Difasilitasi Pembuatan SIM D, Ini Syaratnya

Sudah ada beberapa penyandang disabilitas yang melakukan permohonan SIM D

Jum'at, 18 Juni 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Penyandang Disabilitas Mulai Difasilitasi Pembuatan SIM D, Ini Syaratnya
Motor modifikasi untuk disabilitas milik Chandra, Jakarta Selatan, (16/1/2020)

OTOSIA.COM - Siapapun yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan wajib untuk memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM, termasuk penyandang disabilitas.

Karena hal itulah, agar mampu memberikan pelayanan yang maksimal, bagi para penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus Satlantas Polresta Bandar Lampung mulai memfasilitasi mereka yang ingin memiliki SIM D.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Korlantas Polri, sudah ada beberapa penyandang disabilitas yang melakukan permohonan SIM D. Hal ini dijelaskan oleh Oejabat Sementara Kepala Satlantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rahmawan.

"Sebanyak 20 orang disabilitas tersebut dibantu melakukan pembuatan SIM golongan D (SIM khusus)," ujarnya mengutip laman resmi Korlantas Polri.

1 dari 3 Halaman

Namun, pihak Korlantas Polri menyampaikan bahwa tidak semua penyandang disabilitas yang bisa diterima dalam melakukan permohonan SIM D. Adapun golongan disabilitas tuna rungu dan tuna netra, tidak bisa mengajukan permohonan untuk pembuatan SIM.

?Mereka tidak memiliki kemampuan melihat atau mendengar yang baik sehingga akan lebih berisiko saat berkendara,? tambahnya.

Hal ini dikarenakan baik disabilitas tuna rungu dan tuna netra dianggap tidak bisa berkomunikasi dengan baik, lantaran dalam berkendara dibutuhkan kepekaan alat indera saat berada di jalan raya.

2 dari 3 Halaman

Perbedaan Permohonan dan syarat penyandang disabilitas

Mengenai syarat permohonannya memang ada perbedaan antara penyandang disabilitas dengan yang normal. Hal ini dibedakan pada saat pendaftaran, karena penyandang disabilitas harus datang ke Satpas masing-masing dan tidak bisa dilakukan secara online.

Sementara untuk syaratnya, ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan permohonan pembuatan SIM D tersebut.

3 dari 3 Halaman

?Saat akan mengikuti ujian SIM, kita perlu membawa fotokopi KTP serta surat keterangan sehat jasmani baik dari puskesmas atau klinik kesehatan di Satpas SIM,? ujarnya.

Sementara itu, untuk ujian teori atau praktik, materinya sama dengan ujian SIM C. Perbedaan hanya pada penggunaan jenis kendaraan saat ujian praktik.

Penulis: Fahmi Rizki

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR