HOME » BERITA » PERANG 10 KEUNGGULAN NEW AVANZA VS XPANDER

Perang 10 Keunggulan New Avanza Vs Xpander

New Avanza coba merebut perhatian publik dengan hadir kembali sebagai small MPV memiliki sejumlah fitur yang lebih lengkap. Pasalnya, untuk kendaraan Rp 220 jutaan ke atas (kelas mesin 1.500 cc Veloz setara Xpander) dan Avanza dulu terbilang "kosong" fitur.

Sabtu, 19 Januari 2019 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Mitsubishi Xpander (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - New Avanza coba merebut perhatian publik dengan hadir kembali sebagai small MPV memiliki sejumlah fitur yang lebih lengkap. Pasalnya, untuk kendaraan Rp 220 jutaan ke atas (kelas mesin 1.500 cc Veloz setara Xpander) dan Avanza dulu terbilang "kosong" fitur.

Sebut saja, bagian setir, cara menyalakan mobil, dan sejumlah fitur kini coba mengimbangi apa yang sudah tersedia di Xpander sebelumnya. Menariknya, Toyota ternyata bisa menyematkan fitur-fitur ini dengan harga jual mobil yang sama seperti sebelumnya.

Namun seberapa sudah imbangkah keunggulan termasuk fitur New Avanza dengan lawan tanding beratnya, Xpander?

Sejumlah hal baru di New Avanza di antaranya adalah pengaturan pendingin udara (AC) yang sudah menggunakan remote control serta console box yang telah dilengkapi illumination lamp.

Lantas di musim gadget para milenial, akhirnya New Avanza punya colokan listrik individual yang terbagi dalam rupa power slot (baris satu dan dua) dan port USB pada baris ketiga.

Di Xpander sendiri, colokannya lebih umum karena mereka memakai slot ganda termasuk USB, bukan cuma power slot seperti di baris pertama dan kedua New Avanza Veloz.

Di Xpander, slot USB ini tersedia di tiap baris kursi yang dilengkapi dengan soket listrik 12 volt. Plus, di tiap kursi itu terdapat tempat menaruh smartphone. Jadi selain colokan, tempat taruh ponselnya juga disediakan.

Soal tempat penyimpanan, Xpander memang terlampau royal. Kotak konsol itu bukan cuma buat empat minuman kaleng di antara kursi depan, tetapi nyaris di mana-mana. Konsol di bawah dashboard saja masih ditemani laci lagi serta kantong di sisi dalam.

Kantong-kantong juga tersedia di setiap sisi secara standar, tetapi yang menarik, terdapat laci-laci di bawah kursi, misalnya untuk menyimpan sepatu lari atau sepatu kerja, dan lebih banyak lagi di balik lantai bagasi.

Soal sistem start, Veloz baru kini coba menyamakan posisi dengan Xpander karena akhirnya pakai smart entry. Kalau di Xpander, namanya fitur Keyless Operating System (KOS) yang memungkinkan kendaraan untuk dapat dibuka dan mesin dapat dinyalakan ketika kunci KOS berada di kantong pengemudi.

Sistem hiburan keduanya pun sudah sama-sama canggih karena bisa terkoneksi ke smartphone, di samping setir (bisa diatur panjang-pendek, naik-turun) yang sudah disertai tombol-tombol pengaturan untuk audio. Satu keunggulan New Avanza adalah tambahan layar di kursi baris kedua.

Veloz juga coba menambahkan fitur teknologi lampu Follow Me Home Light, yang kalau di Xpander memungkinkan lampu di dalam kabin tetap menyala selama 30 detik ketika pintu dibuka dengan remote. Lalu lampu utama juga akan tetap menyala selama 30 detik ketika pengemudi keluar dari mobil setelah mesin dimatikan.

Masuk ke tampilan, keduanya kini jadi sama-sama agresif, apalagi Toyota memang mengejar perubahan muka New Avanza yang jadi seperti Foxy. Tapi Xpander memang jenis makhluk berbeda karena dari standarnya sudah jangkung termasuk dengan dukungan velg 16 inci sejak lahir, sementara Avanza 15 inci.

Satu lagi keunggulan Xpander dibanding Avanza adalah kaca depan yang sudutnya tajam sehingga menciptakan konsep panoramic alias pemandangan leluasa ke langit dengan material tebal.

Jadi kalau di luar daya mesin Xpander yang lebih besar 1 PS dari New Avanza, small MPV Mitsubishi itu dengan setidaknya lebih unggul empat hal, yakni tempat penyimpanan, colokan listrik, postur jangkung, dan model kaca depan yang berkonsep panoramic.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR