HOME » BERITA » PERIKSA BAGIAN INI, SAAT MOBIL KENA DEBU VULKANIK

Periksa Bagian Ini, Saat Mobil Kena Debu Vulkanik

Jum'at, 11 Mei 2018 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by VOA Indonesia

OTOSIA.COM - Debu vulkanik memang baik untuk pertanian. Tapi tidak untuk kesehatan dan kendaraan bermotor.

Otolovers yang sedang berada di Yogyakarta dan sekitarnya yang terdampak debu vulkanik letusan Gunung Merapi hari ini, Jumat (11/5/2018), juga perlu memperhatikan kendaraan.

Tak sedikit kendaraan di sekitaran wilayah Merapi tertutup debu vulkanik. Lalu apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan mobil yang terkena debu vulkanik?

Service Advisor Toyota Astra Motor, Kusnan, mengatakan filter udara menjadi salah satu komponen penting yang harus diperhatikan jika mobil terkena debu vulkanik.

"Kalau mobilnya hidup, yang dicek filter udaranya. Kalau mobilnya tidak dalam kondisi hdup, diam begitu ya cukup dibersihkan saja disemprot pakai kompresor biasa," kata Kusna kepada Liputan6.com, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, debu vulkanik tidak akan merusak mesinsecara langsung. Tapi justru akan memengaruhi performa kendaran dan juga efisiensi bahan bakarnya.

"Tidak pengaruh ke mesin, paling kalau debu vulkaniknya parah dengan kondisi mesin hidup, filter udara pasti banyak numpuk kotoran. Itu memengaruhi tenaga karena kalau tenaga berat bensinnya jadi boros," paparnya.

Sebaliknya, jika mobil dalam kondisi mati, debu vulkanik ini tidak terlalu berpengaruh untuk filter udara.

Senada dengan Kusnan, Kepala Bengkel Auto2000 Cikarang, Indah Yuliana juga menyebutkan jika intensitas debunya banyak, hal tersebut bisa jadi masuk ke area mesin melalui celah-celah lubang yang ada.

"Jadi itu dipastikan dulu sebelum kendaraan dipakai harus bersih dari abu vulkanik karena saat dia tersedot ke saringan udara dan itu membuat udara yang masuk ke mesin jadi tidak sempurna sehingga bisa memengaruhi pembakaran," jelasnya.

Jika pembakaran tak sempurna, maka secara otomatis akan memengaruhi efisiensi bahan bakar karena udara yang kotor.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR