HOME » BERITA » PERJUANGAN GURU DI PELOSOK GARUT, LEWATI JALAN PERKAMPUNGAN SEMPIT DAN RUSAK PARAH

Perjuangan Guru di Pelosok Garut, Lewati Jalan Perkampungan Sempit dan Rusak Parah

Berikut ini video perjuangan guru di pelosok Garut saat berangkat di sekolah, lewati jalan rusak bikin ngeri

Jum'at, 05 November 2021 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Perjuangan Guru di Pelosok Garut, Lewati Jalan Perkampungan Sempit dan Rusak Parah
Jalan rusak (TikTok/@ujie02_)

OTOSIA.COM - Jadi guru di pelosok daerah tentu bukanlah hal mudah. Masih banyak keterbatasan yang ada, paling utama tentu adalah akses jalan menuju ke sekolah tempat mengajar.

Pemilik akun TikTok @ujie02_, seorang guru di pelosok Garut membagikan momen saat dirinya lewati jalan rusak menuju ke sekolah. Saking rusaknya jalan yang dilalui banyak netizen yang merinding melihatnya.

1 dari 8 Halaman

Jalan Sempit

Melalaui sebuah video yang diunggah pada Minggu (31/10/2021), pemilik akun bernama Ujie itu memerlihatkan kondisi jalan saat menuju ke sekolah. Di video tersebut ia terlihat tengah dibonceng saat naik motor.

"Akses jalan menuju tempat kerjaku SDN 3 Mekartani Kec. Singajaya - Garut," tulisnya.

2 dari 8 Halaman

Kondisi jalan pun benar-benar memprihatinkan. Ujie harus melewati jalan perkampungan yang sempit dan berkelok-kelok.

Diperparah lagi jalannya tak selalu mulus. Banyak lubang jalan, saat hujan pun terlihat licin dan sangat membahayakan.

Selain melewati area perkampungan, Ujie juga harus melintasi jalan yang di sekelilingnya perkebunan. Karena jalannya sempit, ketika berpapasan dengan pemotor lain salah satunya harus mengalah menepi.

3 dari 8 Halaman

Komentar Netizen

Video yang telah disukai lebih dari 160 ribu kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang merinding melihat akses jalan menuju ke SDN 3 Mekartani.

"takkut kepleset ban motornya," tulis hambaAllah

"Ga kebayang kalau malam kaya apaanweh," jelas SAS!

"asli sy ngeliatin ini sambil nahan mules, mana lama banget lagi, penasaran," komentar zen

"Paahal gua nontonnya sambil sambil rebahan kenapa kaki lemes liatnya. Mana gk nyampe2 lagi," tulis klvin

"cuma liat tapi kaki ku lemes takut jatuh," jelas febrianyunitadewi

4 dari 8 Halaman

@ujie02_

##gurupelosok ##gurusd

? Welcome To Indonesia - Ica Maysha ft. TikTok Creators

5 dari 8 Halaman

Guru Dilabrak Gara-gara Posting Jalan Rusak di Facebook, Aparat Desa: Jangan Nantang Kamu!

Jalan Tegar Beriman Rusak. 2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Beberapa waktu lalu seorang guru SMP di Kabupaten Sukabumi digeruduk aparat desa gara-gara mengunggah kondisi jalan rusak di desanya. Dia bahkan dibentak-bentak dan ditunjuk-tunjuk oleh para aparat desa itu. Diketahui, guru bernama Eko itu memposting kondisi jalan rusak di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan Sukabumi, di Facebook.

Sejumlah orang berkemeja putih dan bercelana hitam nampak berada di sebuah ruangan penuh piala dalam etalase. Ruangan itu diketahui merupakan salah satu ruangan SMPN 1 Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

6 dari 8 Halaman

Para aparatur desa itu menginterogasi seorang guru bernama Eko yang diketahui mengunggah kondisi jalan rusak di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan Sukabumi, di Facebook.

"Apa maksudnya? Tujuannya apa? Kenapa Posting di Facebook? Baca lagi! Ada Desa Cijalingan itu. Jangan nantang kamu, hah!," kata salah seorang aparat Desa Cijalingan dalam video yang diunggah akun Instagram memomedsos.

"Apa maksudnya? Mau nantang pemerintahan? Instansi? Silakan. Saya siap," tambah pria itu lagi dengan nada yang masih tinggi.

7 dari 8 Halaman

Guru Sudah Minta Maaf Tapi Tetap Dilabrak

Guru Eko kemudian menyampaikan permintaan maafnya kepada para aparatur desa tersebut. Namun mereka tetap emosi dan bicara dengan nada tinggi.

"Gampang kalau minta maaf. Setelah orang membuat kesalahan gampang minta maaf," kata salah seorang pria.

Sementara itu, sambil berdiri, seorang pria berjaket kulit dengan masker di dagu ikut mempertanyakan postingan Eko. Dia meminta Eko tak berbelit-belit dalam menjawab.

"Makanya kata-katanya bapak jangan berbelit-belit. Kalau toh merasa salah, salah, pak. Jadi jangan membawa emosi semua. Kan gitu maksudnya. Bapak mau apa tujuannya, kan kita tanya seperti itu. Sebelum kita melangkah lebih lanjut," katanya.

8 dari 8 Halaman

Kepala Desa Benarkan Pelabrak Adalah Aparatur Desa

Secara terpisah, Kepala Desa Cijalingan, Didin Jamaludin, membenarkan peristiwa itu. Ia mengaku jika para pria yang melabrak guru tersebut merupakan aparatur desanya.

Dia menyebut video itu diambil pada Rabu, (10/3/2021) di SMPN 1 Cijalingan. Ketika itu, Didin mengaku tengah melakukan pertemuan dengan Camat Cicantayan sehingga tidak ada di lokasi.

"Di dalam video itu setidaknya ada BPD, LPMD, Karang Taruna, termasuk perangkat desa. Tujuannya ingin mengklarifikasi soal postingan pak Eko. Mungkin menurut rekan-rekan aparatur desa postingan itu tak etis," katanya.

BERI KOMENTAR