HOME » BERITA » PERSAINGAN MOBIL 'HIJAU' MAKIN KETAT, INI KATA TOYOTA

Persaingan Mobil 'Hijau' Makin Ketat, Ini Kata Toyota

Toyota sempat menguasai pasar mobil ramah lingkungan Indonesia. Kini merek-merek lain mulai ikut berjualan produk yang sama. Begini tanggapan TAM.

Rabu, 03 November 2021 12:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Persaingan Mobil 'Hijau' Makin Ketat, Ini Kata Toyota
Toyota CH-R Hybrid (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

OTOSIA.COM - PT Toyota Astra Motor (TAM) saat ini menjual berbagai mobil hybrid maupun mobil listrik, seperti Toyota Camry hybrid, Toyota Alphard hybrid, dan Lexus UX 300e.

Selain Toyota, brand-bran lain satu persatu mulai bermain kendaraan eco-friendly. Sebut saja, Mitsubishi Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), BMW i3s, Hyundai Kona Electric Vehicle (EV), dan Nissan Kicks e-Power.

1 dari 3 Halaman

Makin banyak merek bermain di kendaraan ramah lingkungan, persaingan kian menjadi sengit. TAM kini tidak lagi mendomonasi.

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM menilai semakin banyak pemain , di segmen mobil ramah lingkungan justru akan lebih baik. Selain mengurangi emisi, mobil hybrid maupun elektrik akan meningkatkan kesejahteraan negara, terutama di bidang industri otomotif.

"Bagi kami ini semuanya positif karena ini ikan untuk kepentingan Indonesia, untuk industri otomotif, kepentingan untuk customer Indonesia, bagi kami tidak ada masalah," tutur pria yang kerap disapa Anton.

2 dari 3 Halaman

Strategi TAM

Toyota Alphard Hybrid (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Menurut Anton setiap brand mempunyai strategi masing-masing untuk memasarkan produk mereka. Untuk Toyota, ada dua strategi. Pertama adalah mengikuti dan menghargai kebutuhan dan keputusan dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan industri otomotif mobil ramah lingkungan.

Kedua adalah mengikuti kebutuhan masyarakat Indonesia. Pasalnya customer Indonesia cukup bervariatif untuk penggunaan mobil. Alhasil TAM harus menyesuaikan beberapa aspek dari produk-produk mereka untuk bisa memenuhi permintaan dari pelanggan mereka.

"Strategi kami, satu, pasti kita akan respect bagaimana kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan industri otomotif elektrifikasi. Kedua, kita juga melihat kebutuhan masyarakat di Indonesia yang berbeda-beda," tambahnya.

3 dari 3 Halaman

Untuk kedepannya, TAM akan terus memberikan update tentang perkembangan baru, mulai dari teknologi hingga mobil baru yang akan diluncurkan.

"Setiap 3 sampai 6 bulan kita akan update terus, bagaimana product baru, teknologi terbaru kita akan sampaikan," tutupnya.

BERI KOMENTAR