HOME » BERITA » PERSIAPAN BALAP BLANCPAIN, RIO HARYANTO HARUS ADAPTASI DENGAN TOMBOL FERRARI 488 GT3

Persiapan Balap Blancpain, Rio Haryanto Harus Adaptasi dengan Tombol Ferrari 488 GT3

Kamis, 04 April 2019 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ferrari 488 GT3 yang akan dipakai Rio Haryanto (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pembalap Indonesia yang tergabung dalam tim T2 Motorsports, Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro mulai melakukan persiapan menghadapi Blancpain GT World Challenge Asia 2019.

Keduanya masih melakukan penyesuaian terhadap Ferrari 488 GT3 yang dibesutnya di sirkuit Sepang, Malaysia. Seat fitting dibuat dengan mold yang dibentuk sesuai bentuk tubuh masing-masing pembalap. Hal ini dilakukan guna menghasilkan bentuk yang ideal untuk pembalap sehingga pembalap dapat merasakan kenyamanan dan keleluasaan saat bergerak.

Rio juga dikenalkan kepada tim mekanik yang sudah berada di Sepang sejak tanggal 1 April 2019 lalu. Rio mengaku ada beberapa perbedaan pada tombol mobil dari mobil-mobil terdahulunya.

"Ada beberapa yang beda, seperti traction control dan ABS system," kata Rio Haryanto.

Persiapan Rio Haryanto menghadapi balap Blancpain (Istimewa)

Kedua pembalap yang membawa nama Indonesia tersebut telah menjajal mobil di Sepang International Circuit untuk beradaptasi dengan cuaca dan settingan mobil yang akan digunakan pada saat ajang balap tanggal 6 dan 7 April 2019 mendatang.

T2 Motorsports sendiri menargetkan dapat menjadi juara umum di tahun 2019 ini agar mendapatkan peluang untuk ikut serta di ajang World Champions Le Mans 24 Hours. Untuk tahun ini, T2 Motorsports menggunakan mobil Ferrari 488 GT3.

Rencananya, kedua pembalap tersebut akan turun di ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans Series 2019-2020. Berada di bawah naungan tim T2 Motorsports, David Tjipto dan Rio Haryanto nantinya akan bersama-sama menggunakan mobil Ferrari 488 GT3

Bergabungnya Rio Haryanto bersama dengan T2 Motorsports merupakan pengalaman pertamanya turun di ajang balap mobil 'Close wheel'.

Sebelumnya Rio lebih aktif mengikuti ajang balapan 'Open Wheel' sejak dari Gokart hingga terakhir Formula 1. Sebaliknya, untuk rekan setim Rio Haryanto yaitu David Tjipto justru terkenal memiliki segudang pengalaman di ajang balap 'Close Wheel'.

Sebelumnya, David Tjipto pernah turun di berbagai ajang 'Close Wheel' seperti Ferrari Challenge Asia, Blancpain GT Series Asia, hingga TOTAL 24 Hours SPA. Dengan beragamnya pengalaman yang dimiliki kedua pembalap tersebut, diharapkan dapat dikombinasikan dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif bagi T2 Motorsports.

Tahun ini Blancpain GT Asia 2019 dimulai pada 6 hingga 7 April mendatang di sirkuit Sepang, Malaysia. Setelah Sepang Malaysia, belapan berlanjut di sirkuit Chang Thailand, Suzuka Jepang, Fuji Jepang, Yeongnam Korea Selatan, dan Shanghai China.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR