HOME » BERITA » PERTAMINA PASTIKAN STOK AMAN SELAMA ARUS MUDIK BALIK LEBARAN 2018

Pertamina Pastikan Stok Aman Selama Arus Mudik Balik Lebaran 2018

Selasa, 22 Mei 2018 17:45 Editor : Cornelius Candra
Foto: Arsip Otosia

OTOSIA.COM - Stok BBM untuk mudik 2018 telah dipastikan aman. Bahkan, PT Pertamina mengklaim bahwa pihaknya telah mempersiapkan antisipasi hingga arus balik Lebaran 2018.

Hal ini ditegaskan langsung Vice President Corporate Communication PT Pertamina Adiatma Sardjito. Dia juga menyatakan, sebelum arus mudik dan balik Lebaran, bahkan puasa berlangsung, Pertamina telah melakukan persiapan, seperti penyetokan BBM sejak tiga bulan sebelumnya.

“Karena untuk membangun stok itu tidak bisa dipersiapkan (dalam waktu dekat) kalau mau Lebaran baru sekarang disiapkan. Jadi sekarang (Pertamina) sudah siap,” ungkap Adiatma kepada Liputan6.com, Selasa (22/5/2018).

Adiatma juga memprediksi, jumlah pemudik pada 2018 ini mengalami peningkatan hingga 13 persen. Hal ini terjadi lantaran sejumlah ruas jalan tol kini mulai bersinergi atau tersambung satu sama lain.

Adapun jumlah bahan bakar yang saat ini mulai distok Pertamina selama puasa, antara lain, Premium selama 27 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 20 hari, Pertamax Turbo 28 hari, Solar 24 hari, dan Dexlite 27 hari.

Selama mudik Lebaran 2018, kebutuhan bahan bakar diperkirakan akan mengalami kenaikan dari hari-hari biasa, seperti Pertalite 20 persen atau dari 46 ribu kiloliter menjadi 55 ribu kiloliter, Premium tujuh persen atau naik dari 24 ribu kiloliter menjadi 26 ribu kiloliter.

Selain itu, ada juga Pertamax naik 15 persen yang awalnya hanya 15 kiloliter menjadi 18 kiloliter. Lalu Pertamax Turbo naik dari 787 kiloliter menjadi 820 kiloliter.

Untuk Dexlite naik dari 1.598 kiloliter menjadi 1.678 kiloliter, Dex naik dari 485 kiloliter menjadi 504 kiloliter, serta Avtur naik dari 15 ribu kiloliter menjadi 16 ribu kiloliter.

Lain halnya dengan solar. Bahan bakar untuk mobil bermesin diesel ini kebutuhannya justru menurun lantaran kendaraan berat dilarang beroperasi sejak H-3 Lebaran. Jika sebelumnya mencapai 35 kiloliter, nantinya permintaan solar hanya akan 30 kiloliter.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR