HOME » BERITA » PERTAMINA SIAGA AMANKAN PASOKAN BBM SAAT VIRUS CORONA MERAJALELA

Pertamina Siaga Amankan Pasokan BBM Saat Virus Corona Merajalela

Pertamina menyatakan siaga dengan menjamin pasokan BBM secara nasional tidak terganggu akibat pandemi COVID-19

Sabtu, 04 April 2020 20:15 Editor : Nazarudin Ray
Pertamina Siaga Amankan Pasokan BBM Saat Virus Corona Merajalela
Pasokan BBM ke SPBU tidak terkendala COVID-19 (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Bisnis migas dunia dihadapkan pada kondisi penyebaran wabah virus corona yang mengakibatkan adanya pembatasan wilayah (lockdown) serta penurunan harga dan konsumsi energi.

Terkait situasi tersebut Pertamina menyatakan siaga dengan menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional tidak terganggu, menyusul makin meluasnya penyebaran virus corona (COVID-19) dan turunnya harga minyak mentah dunia. Hal ini disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman di Jakarta, Jumat (3.4)

Menurut Fajriyah, Pertamina selaku menjalankan proses bisnis yaitu kegiatan di hulu, pengolahan dan hilir migas, termasuk penambahan impor minyak mentah maupun produk BBM dan LPG untuk memastikan ketersediaan energi.

1 dari 2 Halaman

Selain itu, jelang tiga minggu masa pembatasan aktivitas di luar rumah, Pertamina juga menjamin ketersediaan pasokan serta memastikan kegiatan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19.

Saat ini pasokan nasional untuk produk jenis gasoline yakni Premium, Pertalite, dan Pertamax berada pada level aman di atas 22 hari, bahkan pasokan produk Pertamax Turbo mencapai 42 hari dan Minyak Tanah mencapai 89 hari.

2 dari 2 Halaman

Adapun produk jenis gasoil yakni Solar dan Dexlite dapat memenuhi ketersediaan di atas 24 hari. Bahkan, pasokan untuk produk Pertamina Dex secara nasional mencapai 53 hari.

Pertamina tetap menjaga stok BBM nasional di atas 22 hari meski selama masa aktifitas bekerja dari rumah (work from home), terjadi penurunan konsumsi harian BBM sebesar 16% menjadi 113 juta liter dari rata rata komsumsi normal harian sebesar 134 juta liter.

?Seluruh operasional perusahaan dari hulu, pengolahan hingga hilir tetap berjalan normal dengan pengaturan personil yang ketat sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19. Dalam situasi darurat ini, kami akan tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan mendukung kebijakan pemerintah untuk Stay Safe at Home,? pungkasnya.

BERI KOMENTAR