HOME » BERITA » PERWIRA POLISI ALAMI LUKA DI MATA DAN TANGAN USAI DITABRAK GENG MOTOR

Perwira Polisi Alami Luka di Mata dan Tangan Usai Ditabrak Geng Motor

Sekelompok pemotor menabrak polisi di bundaran HI hingga mengalami luka-luka.

Selasa, 19 Mei 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Perwira Polisi Alami Luka di Mata dan Tangan Usai Ditabrak Geng Motor
Perwira polisi ditabrak geng motor di bundaran HI (Ilustrasi/Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Revi Mingga mengalami luka-luka usai ditabrak sekelompok pemotr pada Minggu (17/5/2020) dini hari. Insiden itu terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Kini, kondisi Revi sendiri sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cikini. Meski begitu, ia mengalami pembengkakan pada bagian matanya sehingga membuat dirinya belum bisa melihat secara utuh.

"Saya dirawat di RS Cikini, keadaan sudah mulai membaik. (Luka) Mata sebelah kiri, sementara masih bengkak, masih ada jahitan ya belum bisa dilepas. Sehingga belum bisa secara utuh," kata Revi saat dihubungi merdeka.com, Senin (18/5/2020).

Tak hanya luka pada bagian mata saja, ia juga mengalami luka memar pada bagian pinggul sebelah kanan dan tangan sebelah kanan. Pria yang sebelumnya sempat dirawat di RSCM itu memastikan, untuk kondisi matanya itu bakal bisa sembuh.

"Iya, dirawat di RSCM, abis itu dirujuk ke RS Cikini. Isteri saya kan bekerja di situ sebagai perawat di RS Cikini, deketlah. (Mata buta) Enggak-enggak, udah saya coba penglihatannya normal," ujarnya.

1 dari 3 Halaman

Merdeka.com

Ia pun menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wib di kawasan Hotel Indonesia. Saat dirinya hendak melakukan sahur bersama dengan anggota TNI dan anggota Polri lainnya.

"Posisi saya kan depan Plaza Indonesia yang di tengah ada taman disitu, saya duduk disitu. Mobil juga posisinya aman tidak mengganggu orang lain, motor juga saya hadapkan posisinya ke Plaza Indonesia. Saya abis sahur jam 2, tiba-tiba ada sekelompok motor dari arah Monas mau menuju ke Blok M," jelasnya.

"Tiba-tiba ada suara rem, tiba-tiba ada satu motor nyelonong dengan kecepatan tinggi mungkin dari Hotel Pullman agak belok ke kanan ada pembatas jalan yang sebelah kanan itu. Dia nabrak itu dulu baru motornya mungkin mengenai saya, orangnya mental ke jalan," sambungnya.

 

2 dari 3 Halaman

Saat kejadian, ia mengaku tak tahu benda apa yang telah menimpa dirinya sehingga menyentuh bagian mata dan lainnya. Karena, kejadian tersebut menurutnya sangatlah cepat.

"Enggak (langsung nabrak), dia nabrak beton dulu pembatas jalan dulu. Saya enggak tahu (kehantem bagian apa) secepat itu juga. Pas saya diri mau jalan tiba-tiba ketimpa apa, saya jatuh ke depan ya udah mengenai motor saya itu akhirnya terjadi luka di depan," ungkapnya.

Meski sudah ditabrak dan mendapat luka pada bagian pelipis yang cukup dalam, ia mengira atau menduga pemuda yang menabrak dirinya itu secara tidak langsung karena kaget. Ketika melihat adanya sejumlah mobil yang berjajar dekat lokasi kejadian.

"Mungkin juga dia kaget lihat, mungkin lihat banyak mobil parkir di depan pos Thamrin kan ada mobil parkir sebelah kiri, sebalah kanan juga," tutupnya.

3 dari 3 Halaman

Sebelumnya, Wakasat Sabhara terluka akibat ditabrak sekelompok geng motor. AKP Revi Mingga saat itu hendak membubarkan balap liar di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2020) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, Petugas Gabungan TNI dan Polri yang sedang melaksanakan patroli rutin melihat kerumunan orang dengan mengendarai sepeda motor.

Diduga adalah sekelompok remaja yang hendak melakukan balap liar. Petugas pun membubarkannya.

Remaja itu lari tunggang-langgang menghindari petugas. Nahas salah satu pengendara kehilangan kendali ketika dibubarkan.

"Pengendara menabrak AKP Revi Mingga," ujar dia saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2020).

Akibat inisiden itu, Revi mengalami luka dibagian pelipis kiri. Beruntung kondisinya tidak terlalu parah."Masih dirawat dan sudah membaik," ujar Heru.

BERI KOMENTAR