HOME » BERITA » PLYMOUTH 1951 CONCORD, MUTIARA ASAL INGGRIS YANG 'NYASAR' KE ASIA TENGGARA

Plymouth 1951 Concord, Mutiara Asal Inggris yang 'Nyasar' Ke Asia Tenggara

Selasa, 07 Maret 2017 21:15

Plymouth 1951 Concord, Mutiara Asal Inggris yang 'Nyasar' Ke Asia Tenggara
Plymouth Concord 1951 (foto: Top Gear Ph)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Sebetulnya tak sepenuhnya 'nyasar', karena memang mobil buatan era 195-an ini dipinang oleh seorang warga negara Filipina. Namun kelangkaannya membuat mobil ini seakan terdampar, apalagi jarak antara Inggris dan Filipina berseberangan di sisi lain permukaan bumi.

Hal spesial dari mobil klasik bukan cuma masalah tahun dan pembuatannya dimana, namun masalah orisinalitas dan kualitas onderdil. Terkadang hal tersebut jadi penambah nilai jual atau lelang apabila sudah jatuh ke tangan kolektor.

Plymouth Concord ini juga salah satunya, sekalipun sudah tua namun value dari mobil ini tetap luar biasa tinggi. Selain karena jaraknya yang jauh dan cukup terasa langka karena mobil ini ditemukan di Filipina, Concord 1951 masih dengan cat buatan pabrik dan belum pernah diboreh dengan spray paint untuk memperbaharui tampilan.

Di Filipina, mobil-mobil model seperti ini disebut Patina Cars. Menurut penulisan Top Gear Filipina, mobil Patina sangatlah langka. Dikarenakan mobil-mobil seangkatan dengan Concord 1951 ini sering sudah jadi korban impuls ego para modifikator untuk menjadikannya bersih dan kinclong kembali.

Semakin tinggi mobil Patina ini karena selain cat, onderdil dan ornamen lainnya masih orisinil, Plymouth putih ini juga masih mengusung ban ikonik jaman lampau, Goodyear berukuran 15 inci dengan shock absorber yang juga masih orisinil.

Plymouth 1951 Concord sudah tak bisa dibilang bagus secara penampilan, namun nilai sejarahnya dianggap melampaui nilai fisik. Lebih mengejutkan lagi bahwa mobil asal Inggris ini ternyata masih bekerja di semua lini, mulai dari pengereman, elektronik, suspensi dan mesin semuanya bekerja dengan performa prima tanpa ada satu penggantian komponen sama sekali.

Seorang yang beruntung menjadi saksi hidup mobil ini adalah Alfred Perez, warga negara Filipina yang diketahui memiliki kecintaan luar biasa terhadap mobil terutama klasik Amerika.

Alfred sempat mengendarai mobil ini dari Batangas menuju Quezon City, yang jika diukur bisa mencapai jarak nyaris 100 km. Untuk ukuran mobil berusia lebih dari 6 dekade, Plymouth ini bisa dikatakan luar biasa dengan performanya tersebut.

Concord buatan 1951 ini memiliki mesin berukuran 217 cu atau jika dikonversikan menjadi cc, maka mobil ini memiliki jantung pacu sebesar 3,5 liter! Dan dengan daya kuda hingga 97hp, rasanya untuk ukuran mobil klasik, Concord 1951 sudah jauh melebihi ekspektasi.

Tak banyak pada masanya, mobil dengan fitur V6 bisa memiliki jantung dengan kapasitas sebesar itu. Apalagi di tahun berkembangnya Plymouth, jalanan di Asia Tenggara lebih banyak digilas oleh ban-ban dari mobil Amerika, taruhlah Chrysler dan Chevrolet. Sehingga kelangkaan mobil Eropa, terutama Inggris dirasa akan menambah nilai sejarah dan harga mobil dari Alfred Perez ini.

Di akhir kejayaan Plymouth Concord, mobil ini kemudian garis keturunannya digantikan oleh Cambridge yang secara level teknis masih di bawah Concord. Sebelum pada akhirnya, Cambridge sendiri juga punya 'rekan' lain dari Plymouth untuk dipasarkan, yakni Cranbrook.

 (kpl/fjr)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-12-15
detail

BERITA POPULER