HOME » BERITA » POLANTAS DI NEGARA INI TINDAK RATUSAN MOBIL PEJABAT YANG PAKAI ROTATOR SECARA ILEGAL

Polantas di Negara Ini Tindak Ratusan Mobil Pejabat yang Pakai Rotator Secara Ilegal

Sebanyak 191 mobil pejabat dengan rotator ilegal ditindak polisi

Kamis, 22 Juli 2021 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Polantas di Negara Ini Tindak Ratusan Mobil Pejabat yang Pakai Rotator Secara Ilegal
Polisi tindak mobil dengan rotator (Cartoq)

OTOSIA.COM - Pemerintah India telah melarang penggunaan rotator dan sirene di kendaraan pejabat. Namun ternyata aturan ini masih banyak dilanggar, terutama di Benggala Barat.

Melansir Cartoq, Polisi Kolkata berhasil mencopot 191 rotator yang dipasang secara ilegal dari mobil pejabat. Polisi sendiri telah menargetkan mobil-mobil itu sejak beberapa hari yang lalu. Kurang lebih penyitaan ini terjadi dalam waktu 72 jam.

1 dari 3 Halaman

Polisi mengungkapkan bahwa para pelanggar tidak mengetahui tentang aturan pelarangan penggunaan rotator dan sirene. Bahkan petugas di lapangan harus menunjukkan aturan dari departemen transportasi tersebut.

Seorang petugas yang terlibat dalam operasi ini mengatakan bahwa para pelanggar di antaranya adalah insinyur, hakim pengadilan, petugas kehutanan, kepala petugas kesehatan, pengawas rumah sakit pemerintah, wakil inspektur polisi, hingga direktur sebuah instansi pemerintah.

2 dari 3 Halaman

Bahkan seorang menteri negara bagian turut tertangkap basah memakai rotator secara ilegal.

"Kami menghentikan setiap kendaraan dengan rotator dan dengan sopan menanyakan departemen mana mobil itu berasal. Kemudian kami menanyakan pangkat petugas yang bersangkutan dan mengecek apakah ada dalam daftar yang diberikan kepada kami. Jika petugas berhak atas rotator, kami segera melepaskan kendaraan. Jika tidak, kami meminta petugas untuk segera mematuhi perintah pemerintah," kata seorang sersan polantas kepada Telegraph.

3 dari 3 Halaman

Aturan pelarangan penggunaan rotator dan sirene pada mobil pejabat telah diatur sejak 2017 lalu. Bahkan aturan ini juga berlaku bagi presiden hingga perdana menteri India.

Artinya hanya kendaraan darurat, seperti ambulans, truk damkar, hingga polisi yang diperbolehkan memakai rotator dan sirene.

BERI KOMENTAR