HOME » BERITA » POLISI CIDUK 14 ANGGOTA GENG PELAKU PENUSUKAN, 5 DITEMBAK

Polisi Ciduk 14 Anggota Geng Pelaku Penusukan, 5 Ditembak

Polisi meringkus 14 orang anggota geng pelaku penusukan. Kini masih ada 7 orang pelaku yang tengah diburu.

Jum'at, 30 Agustus 2019 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Polisi Ciduk 14 Anggota Geng Pelaku Penusukan, 5 Ditembak
Polisi ringkus 14 pelaku penusukan (Merdeka.com_

OTOSIA.COM - Empat belas orang anggota geng yang terlibat kasus penusukan hingga menewaskan korban, Muhammad Anjay (23) terciduk polisi. Lima orang diantaranya terpaksa diberi timah panas karena melawan.

"Lima orang terpaksa dilakukan tindakan tegas karena pada saat ditangkap yang bersangkutan membawa sajam (senjata tajam, red) dan berusaha melawan petugas saat ditangkap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, Rabu (29/8/2019), dikutip dari Merdeka.com.

Keempat belas pelaku yang ditangkap adalah MM (18), RS (21), FH (20), RH (22), SAA (19), APP (15), MIK (16), BDO (18), RR (16), AG (15), DM (15), RZZ (18), SP (20), TA (16). Enam dari 14 pelaku masih dibawah umur, sedangkan tujuh pelaku lainnya masih diburu petugas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui bahwa kelompoknya memang berniat tawuran dan mencari lawan lewat sosial media lalau live straming sosial media. Para pelaku merupakan gabungan lima geng motor yang tergabung menjadi kelompok geng motor Jakarta Tangerang All Star.

1 dari 1 Halaman

Kronologi

Polisi Ciduk 14 Anggota Geng Pelaku Penusukan, 5 DitembakKronologi

Edi menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban bersama rekannya sedang berputar-putar mengendarai sepeda motor. Lalu, korban yang juga merupakan anaggota geng motor, berpapasan dengan kelompok pelaku.

Saat itu pelaku terdiri dari 21 orang yang berboncengan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Para pelaku kemudian turun dan langsung menyerang korban.

"Korban (Anjay) bersama dua rekannya langsung ditikam oleh para pelaku. Korban sempat dilarikan ke Klinik 24 jam hingga kemudian dirujuk ke RS Pelni, setelah ditangani medis korban meninggal dunia. Sedangkan dua rekan korban lainnya yang terluka dirujuk ke RS Tarakan," kata Edi.

Lalu, dari tangan para pelaku polisi menyita barang bukti dua buah golok gergaji, satu buah clurit gagang kayu, satu bilah celurit tanpa gagang, samurai gagang besi, stik golf, satu unit handpone, sepasang pakaian korban, dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.

Polisi masih menyelidiki motif pelaku, selain terus memburu tujuh pelaku lainnya. Para pelaku kini dijerat dengan pasal 170 ayat (2) dan atau pasal 358 ayat (2) KUHP.

"Kita tekankan sekali lagi tidak ada ruang ferak terhadap pelaku kejahatan di Jakarta Barat. Kepada pelaku yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri, apabila tidak diindahkan, kita beri tindakan tegas dan terukur," tegas Edi.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR