HOME » BERITA » POLISI DUBAI MULAI BELAJAR MENERBANGKAN SEPEDA MOTOR

Polisi Dubai Mulai Belajar Menerbangkan Sepeda Motor

Setahun setelah Hoversurf pamer sepeda motor terbang Hoverbike di expo teknologi GITEX, sepeda motor terbang ini muncul di Dubai. Kali ini bukan hanya dipamerkan tapi juga dipakai.

Senin, 12 November 2018 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Sepeda motor terbang Hoverbaike saat diterbangkan Polisi Dubai (kdvr.com)

OTOSIA.COM - Setahun setelah Hoversurf pamer sepeda motor terbang Hoverbike di expo teknologi GITEX, sepeda motor terbang ini muncul di Dubai. Kali ini bukan hanya dipamerkan tapi juga dipakai.

Menariknya, sepeda motor terbang di Dubai ini sepertinya akan dipakai oleh pihak kepolisian. Sebab, kepolisian Dubai kini sedang belajar untuk menerbangkannya.

Sepeda motor ini hadir dengan model baru dan electric vertical take-off dan landing. Dengan sebuah perjanjian pada 2017 lalu, Hoversurf kini memberikan produk pertamanya, Hoverbike S3 2019 untuk kepolisian Dubai.

General Director Artificial Intelligence Department of Dubai Police, Brigadier Khalid Nasser Alrazooqi mengatakan bahwa kendaraan e-VTOL ini menjadi unit pertama yang digunakan untuk mengakses lokasi yang sulit dijangkau. Dia mengatakan akan menggunakan Hoverbikes pada 2020.

"Saat ini kami memliki 2 anggota yang sudah ditraining (untuk menjadi pilot Hoverbike) dan kami terus meningkatkan jumlahnya," ujarnya, seperti dikutip dari kdvr.com.Sepeda Motor Terbang Hoverbike saat diterbangkan Polisi Dubai (kdvr.com)

Sementara itu, Chief Operating Officer, Segura-Conn, menjelaskan bahwa kandidat ideal akan mengendarai sepeda motor dan memiliki pengalaman mengoperasikan drone. Menurutnya, Polisi Dubai memiliki hak eksklusif untuk memesan unit sebanyak yang mereka inginkan.

"Mereka akan memberi tau kami bulan depan atau dua bulan kemudian, jika mereka menginginkan lebih banyak. Jika mereka ingin 30 atau 40 unit, kami akan mewujudkannya untuk mereka," jelasnya.

Sepeda Motor Terbang Hoverbike saat diterbangkan Polisi Dubai (kdvr.com)

Tapi jika masyarakat umum ingin memilikinya, bisa saja. Konsumen hanya perlu merogoh kocek USD 150.000 atau Rp 2,2 miliaran (Kurs USD 1 = Rp 14.749) untuk memilikinya.

Memang, sepeda motor terbang ini boleh dimiliki oleh warga sipil, tapi Segura-Conn menghimbau bahwa pembeli harus dipastikan bisa mengoperasikan teknologi baru ini. Di Amerika Serikat, Hoversbike telah memenuhi panduan Federal Aviation Administration yang berarti, konsumen tidak perlu memerlukan lisensi pilot untuk menerbangkan kendaraan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR