HOME » BERITA » POLISI RINGKUS PELAKU PEMBUNUHAN SOPIR TAKSI ONLINE DI BOGOR

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Bogor

Pelaku pembunuhan taksi online di Bogor berhasil diamankan. Diduga pembunuhan tersebut lantaran pelaku menginginkan uang korban.

Senin, 04 November 2019 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Bogor
Polisi amankan pelaku pembunuhan (ilustrasi/Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Pada Kamis (31/10/2019) lalu sekitar pukul 02.00 WIB, jasad laki-laki bersimbah darah ditemukan di dalam mobil yang terparkir di jalan Raya Tajur, Kelurahan Sidangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Korban yang diketahui bernama Ahsanul Fauzi itu diduga adalah korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Niko Adiputra sempat mengatakan pihaknya membuat tim kecil untuk menyelidiki kasus tersebut. Kini, pihaknya sudah meringkus pelaku kasus pembunuhan itu. Pelaku, Fadli Pranata (25), dibekuk pada Sabtu (2/11/2019) malam.

Menurut Kapolres Bogor Kota, Kombes Hendri Fiuser, pelaku merupakan penumpang korban. Hendri juga mengungkapkan bahwa motif pelaku adalah untuk mengambil uang korban.

"Pelaku merupakan penumpang korban yang sempat minta diantar ke kawasan Tajur. Yang bersangkutan ingi menguasai uang korban," ungkap Hendri, dikutip dari laman NTMC Polri.

1 dari 1 Halaman

Kronologi Kejadian

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di BogorKronologi Kejadian

Diduga, pembunuhan itu terjadi saat korban mengeluarkan dompet untuk mengambil uang kembalian untuk pelaku. Korban diduga ditusuk menggunakan pisau di bagian leher kiri korban.

Hendri juga menjelaskan bahwa bahwa pembunuhan itu sudah direncanakan, lantaran Fadil sudah membawa piasu. Fadil juga diduga memesan layanan taksi online lewat aplikasi ponsel pemilik warung tempatnya membeli pisau.

"Jadi pelaku ini memang sudah niat. Pelaku beli pisau cutter itu sebelum memesan Grab dan dia memesan Grab pakai handphone pemilik warung. Jadi ini memang sudah direncanakan," tambahnya.

Hanya saja, Fadil diduga gagal mengambil uang karena korban sempat berteriak dan membunyikan klakson serta menginjak gas dalam waktu bersamaan. Tapi nyawa korban tidak tertolong dan ditemukan tewas di kursi pengemudi.

 

BERI KOMENTAR