HOME » BERITA » POLISI RINGKUS PENGEMUDI TOYOTA CALYA YANG ANIAYA SOPIR AMBULANCE

Polisi Ringkus Pengemudi Toyota Calya yang Aniaya Sopir Ambulance

Seorang pengemudi Toyota Calya yang diduga menganiaya sopir Ambulance kini harus berurusan dengan polisi.

Jum'at, 28 Februari 2020 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Polisi Ringkus Pengemudi Toyota Calya yang Aniaya Sopir Ambulance
Kasus penganiayaan sopir ambulance (Instagram/jakartainformasi)

OTOSIA.COM - Terjebak dalam kondisi lalu lintas yang padat, bahkan cenderung tak bergerak memang menyebalkan dan menguras emosi. Maka itu, pengemudi dianjurkan agar bisa mengendalikan emosinya saat dalam kondisi tersebut. Jika tidak, bisa saja terjadi chaos antar pengguna jalan.

Seperti insiden beberapa waktu lalu. Pada Selasa (25/2) di Jalan Kesehatan, Jakarta Selatan, seorang sopir mobil Ambulance yang sedang melintas dan mengantarkan jenazah mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan. Sopir tersebut mendapatkan tindak kekerasan yang dilakukan pengemudi lain yang identitasnya masih belum diketahui.

Kejadian tersebut diunggah di akun Instagram @jakartainformasi. Menurut informasi yang tertera di video itu, pengemudi mobil Toyota Calya warna hitam dengan nomor polisi B 2325 SOD turun dari mobilnya dan menghampiri mobil Ambulance yang berada di belakangnya. Mobil Ambulance tersebut tadinya akan mendahului mobil Calya itu karena hendak mengantarkan jenazah.

1 dari 2 Halaman

Terlihat di video itu, seorang pria yang berkepala botak dan berkacamata itu turun dari mobilnya dan langsung memarahi pengemudi Ambulance yang masih berada di dalam mobil. Tak hanya itu, pria tersebut juga terlihat memukul pengemudi Ambulance.

Tindak kekerasan tersebut membuat pengemudi mobil Calya diamankan oleh pihak kepolisian dan telah dibawa ke Polres Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan.

Mobil Calya yang digunakan tersebut kemudian disita sebagai barang bukti dalam kasus pemukulan tersebut.

"Iya sudah (ditangkap)," kata Kompol Suharyono dalam keterangannya kepada wartawan, pada hari Rabu (26/2).

2 dari 2 Halaman

Sampai saat ini kronologi tentang penjelasan bagaimana hal itu bisa terjadi masih belum dijelaskan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisan Jakarta Selatan yang berangkutan akan melakukan jumpa pers guna menjelaskan kejadian ini.

Pada saat kejadian, sopir mobil Ambulance sedang melakukan tugasnya untuk mengantar jenazah. Apalagi saat itu lampu rotator dan sirine Ambulance masih menyala. Seperti yang kita tahu Ambulance adalah kendaraan yang jika sedang melakukan tugasnya harus diprioritaskan untuk mendapatkan lajur lalu lintas yang lancar.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR