HOME » BERITA » POLISI TILANG SOPIR DAN AMANKAN MOBIL TRAVEL YANG KETAHUAN BAWA PEMUDIK DI BONDOWOSO

Polisi Tilang Sopir dan Amankan Mobil Travel yang Ketahuan Bawa Pemudik di Bondowoso

Dua mobil travel yang angkut penumpang mudik diamankan jajaran Satlantas Polres Bondowoso.

Kamis, 14 Mei 2020 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Polisi Tilang Sopir dan Amankan Mobil Travel yang Ketahuan Bawa Pemudik di Bondowoso
Polisi tilang sopir travel (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Dua mobil travel yang mengangkut pemudik diamankan petugas di wilayah Bondowoso, Jawa Timur. Sopir travel pun dikenai sanksi tilang dan mobil travel disita.

Kendaraan pertama yang diamankan adalah mobil Elf milik perusahaan transportasi Duta Kartika Dapana dengan pelat nomor DK 1071 DE. "Kendaraan ini diamankan di Pos Maesan yang merupakan perbatasan Bondowoso dengan Jember, sekitar pukul 22.30 WIB. Kendaraan ini berangkat dari Jember dengan tujuan ke Madura," ujar Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Haryanto saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2020) malam, seperti disitat dari Merdeka.com.

Terdapat empat orang di dalam kendaraan, dua di antaranya adalah penumpang dari Jember yang hendak mudik ke Pamekasan, Madura. Dua lainnya adalah sopir dan kernet yang juga berasal dari Madura.

"Kita lakukan penindakan tilang karena tidak memiliki surat izin trayek. Selain itu empat orang tersebut diharuskan menjalani tes kesehatan dan pengukuran suhu badan," kata Haryanto.

1 dari 2 Halaman

Selanjutnya, empat orang tersebut dikembalikan ke Jember. Adapun kendaraan diamankan di Polres Bondowoso.

"Kendaraan ini sifatnya seperti travel. Tapi tidak ada izin trayek untuk mengangkut penumpang. Karena itu tilang menggunakan Pasal 308 Jo 260 UU nomor 22 tahun 2009," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Adapun kendaraan kedua yang diamankan pada malam yang sama adalah minibus yang disekat di perbatasan Bondowoso-Besuki, tepatnya di Kecamatan Wringin.

Kendaraan tersebut, juga travel yang membawa lima penumpang, dari Sumenep, Madura menuju Bondowoso. Karena sudah masuk ke daerah tujuan, langkah isolasi mandiri diterapkan.

"Kami koordinasi dengan Polsek Pujer dan Gugus Tugas Covid-19 agar penumpang dikarantina mandiri selama 14 hari. Untuk kendaraan juga ditahan," papar Haryanto.

BERI KOMENTAR