HOME » BERITA » POLRI TARGETKAN TILANG ELEKTRONIK BERLAKU DI 19 PROVINSI PADA MARET 2021

Polri Targetkan Tilang Elektronik Berlaku di 19 Provinsi Pada Maret 2021

Di masa 100 hari kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Polri targetkan tilang elektronik berlaku di 19 provinsi pada Maret 2021.

Rabu, 03 Februari 2021 13:45 Editor : Ahmad Muzaki
Polri Targetkan Tilang Elektronik Berlaku di 19 Provinsi Pada Maret 2021
Kamera ETLE (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Sebelum resmi menjadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo berencana untuk menghentikan penilangan fisik oleh kepolisian. Sebagai gantinya, pihaknya akan mengoptimalkan mekanisme penegakan hukum menggunakan tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

"Mekanisme ETLE itu untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan penilangan," kata Sigit saat Fit and Proper Test di hadapan komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021) yang dikutip dari Merdeka.com.

"Saya harap kedepannya anggota lalu lintas turun di lapangan untuk mengatur lalu lintas, tidak perlu menilang. Kita harapkan hal ini menjadi ikon perubahan perilaku Polri. Khususnya di sektor pelayanan lini terdepan yaitu di lalu lintas," ujarnya.

1 dari 2 Halaman

Setelah resmi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Idham Azis pada Rabu, 27 Januari 2021 lalu, di masa 100 hari kerja Listyo Sigit, Polri menargetkan tilang elektronik berlaku di 19 provinsi pada Maret mendatang. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Istiono, Sabtu (30/1) yang dilansir dari laman Korlantas Polri.

?Target kita pada program 100 hari bapak Kapolri, ada sekitar 19 Polda yang akan kita lakukan (menerapkan kamera ETLE). Di tahap pertama ini, rencananya akan kita launching di bulan Maret (2021), yang sudah siap antara lain ada lima polda dan beberapa polres jajaran,? katanya.

2 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Istiono menjelaskan bahwa penegakan aturan lalu lintas berbasis elektronik menjadi salah satu prioritas kerja Kapolri.

Melalui hal itu, Kapolri menyatakan akan menjadikan polisi sebagai sosok penegak hukum yang tegas namun humanis.

?Dengan demikian secara bertahap program 100 hari bapak Kapolri ini kita bisa capai nanti sampai target kita 19 Polda. Secara bertahap dan terus-menerus hingga semuanya di 34 kota provinsi ini terpasang, dengan demikian penindakan hukum kita, nanti otomatis berbasis IT dengan ETLE ini,? tambahnya lagi

Sebagai informasi, penerapan tilang elektronik mengacu pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Aturan ini berkaitan dengan sanksi dan denda maksimal pelanggar lalu lintas.

 

BERI KOMENTAR