HOME » BERITA » POSISI DUDUK MENENTUKAN SELAMAT-TIDAKNYA SAAT KECELAKAAN

Posisi Duduk Menentukan Selamat-Tidaknya Saat Kecelakaan

Nyatanya, posisi duduk juga menjadi penentu selamat atau tidaknya kamu saat mengalami kecelakaan. Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan pentingnya posisi duduk yang harus diperhatikan penumpang.

Senin, 02 April 2018 22:30 Editor : Dini Arining Tyas
Foto Ilustrasi by driversed

OTOSIA.COM - Tak banyak yang memperhatikan posisi duduknya saat berkendara. Asal nyaman, maka akan duduk begitu saja dalam kendaraan.

Nyatanya, posisi duduk juga menjadi penentu selamat atau tidaknya kamu saat mengalami kecelakaan. Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan pentingnya posisi duduk yang harus diperhatikan penumpang.

"Ini yang paling penting. Posisi duduk salah satu yang menentukan (pengemudi dan penumpang) selamat atau tidak. Pengemudi juga harus menyakinkan penumpang agar aman sampai tujuan. Kalau jadi penumpang, lihat pengemudinya 5-10 menit ke depan, kalau dia bawanya tidak safety lebih baik kalian turun," ujar Sony, kepada Liputan6.com.

Menurutnya, dalam mengatur posisi duduk harus memastikan punggung pengemudi menempel benar dengan jok.

"Bagian punggung harus nempel nggak boleh maju. Karena dengan menempel Anda akan lebih sensitif dengan gerakan kendaraan," lanjutnya.

Selain itu, pengemudi juga harus mengatur jarak setir dengan dada. Hal ini untuk mengantisipasi bisa terjadi hal yang tidak terduga saat kendaraan melaju.

"Posisi tangan harus ada di arah jarum jam 9 jam 3, jaraknya sekitar 35-40 cm, tujuannya adalah saat tangan berputar memutar setir dia mendapat moment. Jadi salah kalau kita menyetir melepas satu tangan karena saat selip atau ban pecah pasti akan sulit mengontrolnya," sambungnya.

Setelah mengatur letak tangan, jarak duduk dengan setir, jangan lupa juga untuk menyetel kaca spion kanan.

"Lihat spionnya. Nanti kalau tidak disetel nggak bisa lihat objek di belakang. Ini harus benar dulu, ini salah satu yang menentukan kalian selamat atau tidak. Dan menyetir apapun kondisinya harus dalam keadaan rileks," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR