HOME » BERITA » POSITIF COVID-19, VALENTINO ROSSI: SAYA SEDIH DAN MARAH

Positif COVID-19, Valentino Rossi: Saya Sedih dan Marah

Valentino Rossi dinyatakan positif COVID-19 menjelang balapan MotoGP Aragon akhir pekan ini. Rossi pun mengaku sedih dan marah karena dia sudah mematuhi protokol kesehatan.

Sabtu, 17 Oktober 2020 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Positif COVID-19, Valentino Rossi: Saya Sedih dan Marah
Valentino Rossi (Twitter/Yamahamotogp)

OTOSIA.COM - Setelah pembalap Moto2, Jorge Martin, kini giliran pembalap di kelas premier MotoGP, Valentino Rossi yang dinyatakan positif COVID-19. Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu dinyatakan positif COVID-19 menjelang balapan MotoGP Aragon, akhir pekan ini.

Sebelumnya, setelah balapan di MotoGP Prancis, Rossi kembali ke rumahnya di Tavullia, Italia pada 11 Oktober 2020 usai balapan di Le Mans. Dua hari kemudian, pada tanggal 13 Oktober 2020 dia melakukan tes PCR dan hasilnya keluar keesokan harinya yang menunjukkan bahwa dia negatif.

Pada hari Rabu, 14 Oktober 2020, dia pun merasa sehat dan berolahraga di rumah tanpa merasakan adanya gejala atau sesuatu sejenisnya. Tapi situasi berbeda pada keesokan harinya, Kamis, 15 Oktober 2020.

"Sayangnya, pagi ini (15 Oktober 2020, red), saya bangun dan saya merasa tidak baik. Tulang belakang saya sakit dan saya sedikit demam, jadi saya menghubungi dokter yang memeriksa saya dua kali," ungkap Rossi seperti dirilis melalui laman Yamaha MotoGP.

1 dari 2 Halaman

Positif COVID-19, Valentino Rossi: Saya Sedih dan Marah

Dia pun mendapatkan hasil tes cepat negatif, seperti sebelumnya. Tapi hasil tes kedua yang dikirim pada sore harinya menunjukkan bahwa dia positif COVID-19.

"Saya sangat kecewa, itu berarti saya harus absen balapan di Aragon. Aku ingin optimis dan percaya diri, tapi sepertinya putaran kedua di Aragon pun tidak bisa. Saya sedih dan marah karena saya sudah melakukan yang terbaik, mematuhi protokol dan meskipun hasil tes pada hari Selasa negatif, saya mengisolasi diri sejak kedatangan saya dari Le Mans," sambung The Doctor.

2 dari 2 Halaman

Kini kondisi Rossi akan terus dipantau oleh staf medis di Tavullia. Kondisinya akan dievaluasi setiap hari, termasuk kapan dia akan bisa kembali balapan MotoGP 2020.

"Bagaimanapun begitulah adanya, dan saya tidak bisa melakukan apa pun untuk mengubah situasi. Sekarang saya akan mengikuti anjuran medis dan saya hanya berharap saya akan segera sembuh," pungkasnya.

Dalam keterangan Yamaha MotoGP, Rossi dipastikan tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain yang saat ini ada di Aragon sejak dia tiba di rumahnya pada Minggu malam (11 Oktober 2020) hingga Kamis (15 Oktober 2020), termasuk pembalap VR46 Academy, staf VR46, dan anggota tim Monster Energy Yamaha MotoGP.

BERI KOMENTAR