HOME » BERITA » POWERACE BIKIN MOTOR LISTRIK RODA 3, BAGAIMANA URUSAN SERVIS DAN SUKU CADANG?

PowerAce Bikin Motor Listrik Roda 3, Bagaimana Urusan Servis dan Suku Cadang?

Motor tiga roda PowerAce akan dilengkapi dengan varian listrik untuk para pelaku UMKM. Sebagai produsen, PT Dharma Polimetal sudah menyiapkan suku cadang dan jaringan servis.

Selasa, 03 Agustus 2021 16:15 Editor : Nazarudin Ray
PowerAce Bikin Motor Listrik Roda 3, Bagaimana Urusan Servis dan Suku Cadang?
Ilustrasi desain motor listrik 3 roda (Istimewa)

OTOSIA.COM - Motor listrik roda tiga kini menjadi salah satu tawaran menarik bagi mereka yang ingin bergerak di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dimensi area bagian belakang yang memungkinkan untuk dijadikan gerai berjalan itu kini juga ditunjang penghematan biaya operasional karena menggunakan listrik.

1 dari 4 Halaman

Bagaimana urusan perawatan dan urusan ke bengkelnya kemudian? Poin ini juga menjadi pertimbangan penting bagi PT Dharma Polimetal saat memasarkan sepeda motor listrik jenis satu ini.

"Untuk rencana purnajual, kami akan samakan dengan motor konvensional. Ini artinya kami kerja sama dengan dealer," ujar Agus Dhammamitta, Manager Manufacturing & Eng 3W PT Dharma Polimetal selaku produsen motor listrik 3 roda PowerAce.

2 dari 4 Halaman

Purnajual di sini tidak terlepas dari ketersediaan suku cadang atau spare part. Terlebih lagi, kendaraan listrik kini dianggap minim spare part yang artinya merupakan satu penghematan tersendiri.

"Purnajual dan ketersediaan spare part. Ketersediaan spare part itu yang harus kami dukung," tambahnya.

3 dari 4 Halaman

Proses cicil-mencicil pun sudah dipikirkan. Sekalipun baru satu lembaga pembiayaan, motor listrik roda tiga untuk UMKM ini sudah difasilitasi oleh lembaga pembiayaan kenamaan.

"Sudah ada kerja sama dengan Adira Finance. Jadi enggak usah khawatir bagi konsumen untuk bisa mendapatkan dukungan pembiayaan. Kami juga sedang negosiasikan dengan bank-bank dan lembaga finance lainnya," ujar Yosaphat Panuturi Simanjuntak Direktur PT Dharma Polimetal.

4 dari 4 Halaman

Mengenai biaya penggunaan atau operasional, mereka sudah memperhitungakan jarak pemakaian UMKM sekitar 100 km per hari untuk pergi pulang ke tempat berdagang.

Dengan perhitungan 100 km ditunjang kebutuhan baterai 10 ampere hours 48 volt untuk setiap 10 km, maka perhitungan akhir dari biaya isi daya sekitar Rp 1.500 setara kWh tidak sampai Rp 10.000.

BERI KOMENTAR