HOME » BERITA » PPKM DAN COVID-19 MENGGILA BIKIN SUNMORI MOGE SURUT

PPKM dan COVID-19 Menggila Bikin Sunmori Moge Surut

Perkembangan pandemi COVID-19 yang makin mengkhawatirkan ditambah PPKM Darurat membuat sejumlah bikers moge menyetop kegiatan sunmori atau satmori.

Selasa, 13 Juli 2021 16:45 Editor : Nazarudin Ray
PPKM dan COVID-19 Menggila Bikin Sunmori Moge Surut
Sunmori bikers Harley Davidson (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Sunmori atau satmori rutin dijumpai di kota-kota besar, termasuk Jakarta. Ajang menikmati suasana berkendara roda dua, yang kerap melibatkan para pemilik moge ini, biasa diisi dengan keliling di jalan-jalan dan berujung kumpul-kumpul silaturahmi. Umumnya berlangsung di hari Sabtu atau Minggu, sesuai istilah dalam singkatannya.

Namun jalan-jalan dan silaturahim kumpul-kumpul para penikmat sepeda motor kini tentu berbenturan dengan kondisi yang ada. Tidak lain karena COVID-19 yang bahkan membuat pasien IGD sampai antre di luar. Selian itu, juga disebabkan oleh pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

1 dari 4 Halaman

"Sekarang banyak teman-teman stop dulu riding, sekadar (kumpul lalu) sarapan atau ngopi. Kita jaga-jaga dulu (dari COVID-19)," ujar Budi, seorang pengguna motor sport 600cc.

Tidak urung memang, ada saja dari mereka yang biasa sunmori atau satmori tetap menjalankan kegiatannya. Namun, menurut dia jumlahnya segelintir dan membatasi diri untuk tidak kongkow.

"Kalau pun ada yang masih jalan, paling cuma satu atau dua orang. Itu juga sekadar muter-muter, tidak berhenti di satu tempat. Setelah itu pulang," ujarnya.

2 dari 4 Halaman


Ilustrasi bikers moge sport

Tanggapan serupa diutarakan Malik, pengguna moge 800 cc. Meski merasa beruntung sudah vaksin dan tes dengan hasil negatif, tetap saja sunmori terbatasi oleh PPKM.

"Enggak dulu deh. Bahaya. Lagipula mau ke mana? jalan-jalan juga pada ditutup. Kalau sebelumnya, Corona belum separah sekarang," kata dia.

3 dari 4 Halaman

Sekadar contoh, biker yang masih ingin menjalankan kegiatan riding adalah Andri. Pengendara Harley-Davidson ini sudah sejak lama memutuskan tidak riding bareng karena ada teman sesama biker yang positif COVID-19.

Di libur akhir pekan, Andri memang tetap riding tetapi lebih memilih solo alias sendirian tanpa mampir di suatu tempat. Yah, sekadar memanaskan kuda besinya. Atau bahkan ya memanaskan motornya itu di rumah saja.

 

4 dari 4 Halaman

"Paling muter-muter enggak jauh dari rumah. Itu juga enggak mampir ke mana-mana. Manasin motor aja biar aki enggak tekor. Itu juga jarang, malah sudah enggak lagi. Lebih milih manasin di rumah aja. Lagi pula teman-teman juga sudah batasi kok keluar rumah, pada takut Bro. Kita cari aman dan selamat aja Bro. Semoga pandemi segera berakhir," ucapnya. Yah semoga yah. Amin.

BERI KOMENTAR