HOME » BERITA » PPKM DIPERPANJANG, BAGAIMANA URUSAN PERBAIKAN RECALL TOYOTA?

PPKM Diperpanjang, Bagaimana Urusan Perbaikan Recall Toyota?

Buntut dari PPKM diperpanjang Toyota akan mengoptimalkan layanan Toyota Mobile Service untuk perbaikan ribuan kendaraan yang terkena recall.

Kamis, 22 Juli 2021 13:15 Editor : Nazarudin Ray
PPKM Diperpanjang, Bagaimana Urusan Perbaikan Recall Toyota?
Ilustrasi Avanza Veloz (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pemerintah telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat ) hingga 25 Juli 2021 di beberapa area di Indonesia akibat meningkatnya angka penularan COVID-19.

Sejalan dengan peraturan tersebut, Toyota memberlakukan pembatasan operasional bengkel di area yang terdampak PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Di sisi lain Toyota masih mengejar target perbaikan ribuan kendaraan yang terkenarecallakibat komponen fuel pump bermasalah sejak tahun lalu. Situasi tersebut turut berimbas pada proses kelancaran penggantian fuel pump di bengkel resmi Toyota di Jawa dan Bali.

1 dari 3 Halaman

Hal ini diakui oleh Anton Jimmy Suwandy, Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM). Anton mengatakan, meski bengkel menyesuaikan kegiatan operasional, perbaikan tetap berjalan. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan layanan servis kunjung, sehingga konsumen tidak perlu datang ke bengkel.

"Untuk penggunaan Toyota Mobile Service, pada dasarnya pelanggan bisa menghubungi dealer terdekat untuk mengecek ketersediannya. Karena kondisi di masing-masing dealer tentu berbeda-beda," kata Anton.

2 dari 3 Halaman

Sampai saat ini jumlah mobil yang melakukan penggantian fuel pump baru mencapai 42.6% atau lebih dari 121 ribu unit dari 280 ribu kendaraan yang terdampak penarikan kembali.

Toyota tidak memberikan batas waktu untuk perbaikan. Namun berharap konsumen tidak menunda-nunda jadwal perbaikan di bengkel. Waktu yang dibutuhkan untuk penggantian fuel pump hanya 2-4 jam.

"Pelanggan bisa melakukan perbaikan kapan pun," katanya seraya menghimbau pelanggan untuk lebih cepat melakukan perbaikan dengan menghubungi bengkel resmi terdekat.

3 dari 3 Halaman

Sebelumnya diberitakan otosia.com, TAM menarik ribuan kendaraan di Indonesia, menyusul kerusakan pada komponen fuel pump. Dampak dari kerusakan tersebut, putaran mesin (RPM) tidak stabil dan kurang bertenaga, indikator mesin menyala, dan paling parah mesin mobil tidak bisa hidup.

Adapun mobil yang ditarik kembali terdiri dari FJ Cruiser (2013-2014), Alphard (2017-2019), Camry (2019), C-HR (2018 - 2019), Voxy (2018), Corolla Altis (2018 - 2019), Fortuner (2017-2019), Hilux (2017 - 2019), Kijang Innova (2017-2019), Avanza (2017-2019), dan Rush (2017-2019).

BERI KOMENTAR