HOME » BERITA » PREDIKSI HARGA HONDA CR-V PASCA PAJAK 0 PERSEN, TURUN SAMPAI RP80 JUTA

Prediksi Harga Honda CR-V Pasca Pajak 0 Persen, Turun Sampai Rp80 Juta

Kemungkinan harga Honda CR-V turun sampai Rp80 juta setelah pajak 0 persen diterapkan.

Rabu, 24 Maret 2021 14:45 Editor : Cornelius Candra
Prediksi Harga Honda CR-V Pasca Pajak 0 Persen, Turun Sampai Rp80 Juta
Honda CR-V 2021 (Honda)

OTOSIA.COM - Pemerintah Indonesia akhirnya memperluas penerapan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru hingga 2.500 cc. Tentunya ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi untuk menikmati kebijakan tersebut.

Kemungkinan, syaratnya masih sama seperti mobil di bawah 1.500 cc, harus dirakit lokal atau berstatus CKD (completely knocked-down), serta memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 70 persen.

1 dari 2 Halaman

Salah satu mobil yang diprediksi akan menikmati program pajak 0 persen ini adalah Honda CR-V. Pasalnya, SUV bersasis monocoque tersebut diproduksi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) di pabrik mereka di Karawang Jawa Barat. Hanya saja memang masih belum diketahui besaran TKDN-nya.

Lantas, berapa kira-kira harga Honda CR-V setelah menikmati pajak 0 persen? Sekadar informasi, hingga berita ini diturunkan, masih belum ada keputusan dari pemerintah. Hitungan yang dibuat masih sebatas estimasi berdasarkan data yang ada.

2 dari 2 Halaman

Mengutip dari Permendagri No. 1 Tahun 2021, Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) Honda CR-V 2.0 ialah Rp367,5 juta. Dengan PPnBM sebesar 20% dari DP PKB, akan ada potongan sekitar Rp73,5 juta. Artinya, harga Honda CR-V tipe terendah itu bisa turun dari Rp489 juta (OTR Jakarta) menjadi Rp415,5 juta.

Sementara itu, Honda CR-V 1.5 Prestige Turbo saat ini dibanderol Rp577 juta (OTR Jakarta). Pasca diterapkannya pajak 0 persen mulai April 2021 mendatang, kemungkinan potongan harga untuk Honda CR-V varian tertinggi ini mencapai Rp85,47 juta, atau turun menjadi Rp491,53 juta.

BERI KOMENTAR